Muaro Jambi]]TribunX.id,
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meresmikan Ruang Pintar di Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Rabu (4/6/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Muaro Jambi, Kadis Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Sekdis Pendidikan, Camat Jaluko, Kepala Desa, BPD, Pimpinan Cabang PNM Regional Jambi, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas sinergi antara dunia usaha dan pemerintah yang telah menghadirkan ruang pembelajaran berbasis komunitas di tingkat desa.
“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga karena hari ini kita menyaksikan langkah nyata dari kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang lebih produktif, berdaya, dan berpengetahuan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Ruang Pintar memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi, peningkatan literasi, serta penguatan kapasitas pelaku UMKM dan perempuan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PNM atas komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Melalui program Mekaar, PNM telah banyak memberikan manfaat, tidak hanya permodalan, tapi juga pendampingan dan pelatihan kepada pelaku usaha mikro, terutama kaum ibu,” tuturnya.
Wabup juga menekankan pentingnya ruang ini sebagai sarana untuk meningkatkan keterampilan digital, kewirausahaan, serta literasi bagi anak-anak dan remaja di luar pendidikan formal.
“Saya membayangkan ruang ini ke depan akan dipenuhi aktivitas positif: pelatihan kewirausahaan, kursus keterampilan, diskusi kelompok, hingga kegiatan kreatif lintas generasi,” tambahnya.
Ia menutup sambutan dengan menegaskan bahwa kolaborasi seperti ini adalah kunci pembangunan yang inklusif, sejalan dengan visi Kabupaten Muaro Jambi 2025–2030 yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, kesetaraan gender, dan pembangunan SDM yang unggul dan berdaya saing.
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar