Padangsidimpuan| TribunX.id , Suasana di Stadion H.M. Nurdin, Jalan Melati, mendadak mencekam pada Kamis pagi, 30 April 2026. Dentuman gas air mata, semprotan kendaraan water cannon, hingga aksi dorong antara massa dengan barisan tameng polisi mewarnai area stadion. Namun, ketegangan tersebut bukanlah kerusuhan nyata, melainkan skenario tingkat tinggi dalam Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar oleh Polres Padangsidimpuan.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., ini menjadi ajang pembuktian profesionalisme personel dalam menjaga marwah Kota Padangsidimpuan dari potensi kekacauan. Hadir menyaksikan langsung ketangguhan personel di lapangan, jajaran Forkopimda Kota Padangsidimpuan, petinggi TNI dari Kodim 0212/TS dan Batalyon 123/Rajawali, hingga Danyon C Sat Brimob Polda Sumut, yang terpukau dengan koordinasi taktis di lapangan.
Drama simulasi dimulai saat ribuan massa fiktif merangsek maju menuju Kantor DPRD dan Kantor Walikota. Situasi yang awalnya tenang seketika berubah panas ketika massa mulai membakar ban dan melemparkan benda keras ke arah petugas. Uji nyali dan kesabaran personel benar-benar diuji saat mereka harus tetap bersikap humanis di tengah caci maki, sebelum akhirnya situasi meningkat menjadi “Zona Merah”. Ledakan bom molotov dan ancaman senjata tajam memaksa tim PHH Brimob turun tangan melakukan lintas ganti untuk memukul mundur massa yang kian brutal.
Salah satu momen paling krusial dalam latihan ini adalah kecepatan Tim Escape dari Sat Brimob Batalyon C saat mengevakuasi Ketua DPRD ke Safe House di tengah kepungan massa. Tak hanya fokus pada pengamanan unjuk rasa, simulasi ini juga merespons cepat potensi kriminalitas di tengah kericuhan, yakni aksi penjarahan di gerai Indomaret yang dipicu oleh kelompok provokator. Melalui koordinasi cepat via Call Center 110, tim gabungan berhasil melumpuhkan para pelaku penjarahan dalam hitungan menit, memastikan aset masyarakat dan pelaku usaha tetap terlindungi
(Rahim)
Stadion H.M. Nurdin “Membara” Ratusan Personel Gabungan Lumpuhkan Aksi Anarkis dalam Simulasi Sispamkota Padangsidimpuan












