BAYUNG LENCIR]]TribunX.id, Ormas GRIB Jaya bersama Masyarakat desa Sindang Marga melakukan aksi unjuk rasa damai di Pool PT. Kumala Bahtera Utama yang berada didesa Sindang Marga, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan ( 12/2/2025 ).
PT. Kumala Bahtera Utama merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang angkutan batu bara yang beroperasi diwilayah Sindang Marga.
Aksi ini merupakan buntut dari tidak adanya kejelasan hasil pertemuan antar perusahaan angkutan batu bara yang beroperasi di wilayah Sindang Marga serta Forum Komunikasi Transportir Batu Bara ( FKTB), yang sebelumnya telah melakukan pertemuan beberapa kali di kantor Ranting GRIB Jaya Desa Sindang Marga.
Dalam aksi unjuk rasa tersebut nampak aparat keamanan dari Polsek Bayung Lencir serta Babinsa dari Koramil Bayung Lencir untuk menjaga berjalannya aksi unjuk rasa tersebut secara damai. Selain itu Kapolsek Bayung Lencir ( Iptu Wahyu ), Mewakili Pemerintah Kecamatan ( Jhony ) , Kepala Desa Sindang Marga ( Yusman ) serta unsur Forkopimcam lainnya turun lansung memantau aksi damai tersebut hingga selesai.
Para pengunjuk rasa menuntut kejelasan dan pertanggung jawaban dari perusahaan-perusahaan angkutan batu bara mengenai Dampak Lingkungan akibat dari aktivitas keluar masuk angkutan batu bara yang meninggalkan jejak lumpur dan debu terhadap masyarakat sekitar maupun pengunaan jalan umum.
Menurut koordinator aksi Suandi, kegiatan perusahaan angkutan batu bara ini sangat tidak memperhatikan dampak lingkungan masyarakat dan seolah masa bodoh dengan segala aktifitas tersebut yang mengakibatkan jalan menjadi berlumpur.
” Kita sudah beberapa kali mengadakan pertemuan mediasi, namun masih saja ada beberapa perusahaan yang tidak hadir dalam mediasi tersebut sehingga kita melakukan aksi ini. Kita berharap melalui aksi unjuk rasa ini pihak perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang angkutan batu bara ini membuka mata dan ada tindakan mengenai dampak lingkungan ini. Dan berharap tuntutan kami ini diindahkan “, tambah Suandi selaku ketua koordinator aksi.
Berselang beberapa waktu PJU PT. Kumala Bahtera Utama ( KBU ), Refika menjumpai para pengunjuk rasa untuk mendengarkan tuntutan yang disuarakan oleh Ormas GRIB bersama warga desa Sindang marga.
” Kami Siap Untuk Mendengarkan aspirasi dari bapak-bapak semua. Kami butuh perwakilan beberapa orang dari dari bapak- bapak untuk kita berdiskusi diruangan yang kami sediakan guna menemui titik terang”, terang Refika Selaku PJU PT.KBU.
Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ormas GRIB Jaya dan Warga Sindang Marga Ini Berlangsung Hingga sore hari, yang akhirnya Pada Pukul 14.00 Wib dilakukan Mediasi dan Diskusi disebuah Ruang Rapat PT. KBU. Mediasi dan Diskusi tersebut dikuti oleh perwakilan dari GRIB Jaya Sindang Marga, Perwakilan Warga Sindang Marga, Kapolsek Bayung Lencir ( Iptu Wahyudi ), Babinsa Koramil Bayung ( Serka Darwis ), Kepala Desa Sindang Marga ( Yusman ), Pihak PT. KBU, PT. MMJ, Perwakilan Kecamatan ( Jhony ), dan Para Awak Media.
Adapun Beberapa Hal yang diajukan oleh Grib Jaya Sindang Marga Adalah Sebagai Berikut :
1. Mengadakan Kerjasama dengan Perusahaan-persahaan batubara dalam penyiraman jalan yang terdampak lumpur.
2. Membangun posko kesehatan
3. Memberikan Ruang Pekerjaan Bagi Warga Sindang Marga.
Refika selaku PJU PT. KBU menjelaskan mengenai kerjasama untuk penyiraman tidak bisa hanya PT. KBU saja yang bertanggung jawab, namun harus melibatkan perusahaan-perusahan lainnya yang bergerak dibidang angkutan batubara wilayah Sindang marga. Selanjutnya mengenai rekrutan warga Sindang marga untuk bekerja di PT. KBU akan berkoordinasi kembali dengan Pihak Desa.
Dari hasil pertemuan tersebut masih banyak tuntutan lainnya yang belum mendapatkan penyelesaian dan disepakati akan dibahas dikemudian hari berikutnya oleh pihak-pihak terkait.
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar