TJSL PLN UIP2B Jamali Dukung Desa Wisata Candirejo Sambut PORPROV Jateng XVII 2026

waktu baca 3 menit
Kamis, 22 Okt 2026 10:47 8 Kustiawan

Jawa Tengah| tribunX.id, Desa Wisata Candirejo Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kabupaten Semarang, siap menjadi venue pertandingan cabang olahraga arung jeram pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Tengah XVII 2026 yang berlangsung pada 24-28 Oktober 2026. Kesiapan Desa tersebut didukung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (UP2B Jateng dan DIY), khususnya dalam meningkatkan kompetensi masyarakat untuk mengelola wisata berbasis potensi lokal.

Sebanyak 11 kabupaten/kota dijadwalkan mengirimkan kontingen dalam kompetisi ini, yaitu Kabupaten Semarang, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Banjarnegara, Banyumas, Pemalang, Cilacap, Pekalongan, Purbalingga, Wonosobo, dan Purworejo. Rangkaian kegiatan diawali dengan opening ceremony dan seeding pada 24 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dengan pertandingan kategori Head to Head R4 dan R6, Slalom R4 dan R6, serta Down River Race.

Masyarakat umum juga dapat menyaksikan langsung pertandingan arung jeram tersebut dengan harga tiket masuk Rp10.000 per orang. Kehadiran penonton diharapkan menambah semarak kompetisi sekaligus memberikan dukungan kepada para atlet yang mewakili daerah masing-masing.

General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, menyampaikan bahwa pengembangan desa wisata merupakan salah satu upaya untuk mendorong manfaat program TJSL agar dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

“Pembangunan berkelanjutan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar potensi yang dimiliki setiap daerah dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas. Melalui program TJSL, kami berharap dukungan yang diberikan dapat mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan potensi desa,” ujar Munawwar.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Candirejo Pesona Garda sebagai pengelola venue. Melalui program TJSL, PLN UIP2B Jamali melalui PLN UP2B Jateng dan DIY mendukung peningkatan kompetensi masyarakat melalui pembekalan, antara lain sertifikasi Ahli K3 Umum, pelatihan keselamatan dasar air, pengelolaan desa wisata, serta pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Pembekalan ini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan pengelola dalam mendukung keselamatan, operasional, dan kualitas pelayanan selama kompetisi berlangsung.

Manager PLN UP2B Jateng dan DIY, Rachmat Hidayat, menyampaikan bahwa pembinaan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengoptimalkan potensi wisata yang dimiliki sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam menyambut pengunjung.

“Melalui pendampingan dan peningkatan kompetensi, kami berharap pengelola Desa Wisata Candirejo Pesona Garda semakin siap menjalankan kegiatan wisata dengan memperhatikan keselamatan dan kualitas layanan. Penyelenggaraan PORPROV ini juga menjadi peluang untuk memperkenalkan wisata arung jeram Candirejo kepada masyarakat yang lebih luas,” ungkap Rachmat.

Ketua Pokdarwis Candirejo Pesona Garda, Muhammad Zamroni, mengapresiasi dukungan PLN dalam pengembangan venue dan peningkatan kompetensi para pengelola wisata. Menurutnya, kesempatan menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi masyarakat setempat untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin.

“Kami merasa bangga sekaligus terharu karena Dusun Dawung, Desa Candirejo, akan dikunjungi para atlet arung jeram dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Dukungan PLN, baik dalam pengembangan sarana maupun peningkatan kompetensi pengelola, menjadi bekal berharga bagi kami untuk mempersiapkan venue dan menyambut seluruh kontingen dengan sebaik-baiknya,” ungkap Zamroni.

Penyelenggaraan PORPROV Jawa Tengah XVII 2026 diharapkan menjadi momentum bagi Desa Wisata Candirejo Pesona Garda untuk semakin dikenal sebagai destinasi wisata olahraga berbasis masyarakat. Selain mendukung pelaksanaan kompetisi, kegiatan ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi desa dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara inklusif dan berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page