JAKARTA]]TribunX.id, Presiden Prabowo Subianto mengatakan, ingin membangun penjara di pulau terpencil khusus untuk koruptor sehingga tidak bisa kabur atau plesiran seperti terjadi pada sejumlah narapidana sebelumnya.
“Saya juga akan sisihkan dana buat penjara di suatu tempat yang terpencil, mereka gak bisa keluar. Kita akan cari pulau kalau mereka keluar biar ketemu sama hiu,” kata Prabowo di Plaza Insan Berprestasi Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Kamis, 13 Maret 2025, dikutip dari TEMPO.
Menurut eks Aktivis eksponen angkatan ’66, Leo Siagian (74), “Penjara yang efektif dan bisa membuat kapok para koruptor itu adalah sebagai berikut:
“Di depan pintu masuk gerbang rumah si Koruptor, dibangun sel penjara berjeruji besi ukuran 2 x 3 m yang hanya cukup buat ranjang tempat tidur dan kamar mandi/ WC, biaya-biayanya semua dari keluarga si koruptor sendiri”.

Foto ilustrasi: Potret Kesadisan Siksaan Penjara di Vietnan Jaman Dahulu.
Di ruang depan ditulis besar-besar TAHANAN KORUPTOR, Jadi setiap orang atau tamu yang berkunjung ke rumah itu lebih dulu melihat ruangan sel penjaranya”.
“Kunci gembok pada ruangan sel penjara itu dipegang oleh petugas KPK yang tidak boleh dibuka oleh siapapun juga, kecuali si koruptor nya lagi sakit/ perlu berobat ke dokter”.
“Soal makan, minum, rokok dan lain-lain kebutuhan si koruptor itu adalah menjadi tanggungan atau beban keluarganya sendiri”.
“Jadi, pemerintah tidak perlu membangun sel penjara untuk para Tahanan koruptor dan biaya untuk makannya, ngabis-ngabisin anggaran pemerintah saja”.
“Demikian buah pikiran dan pendapat saya, agar si koruptor dan keluarganya timbul rasa malu dan kapok, kalau dikirim ke tahanan di pulau terpencil, para keluarganya jadi PENIPU dan PEMBOHONG, kalau ada tamu yang datang, dan menanyakan tentang keberadaan si koruptor, maka seenaknya saja mereka jawab, “Bapak lagi ke luar kota” ataupun “bapak lagi ke luar negeri”,. Ha, ha, ha, ha,.. jadi makin banyak penipu dan pembohong”, cetus Leo.
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar