APH Terkesan Tutup Mata Atas Dugaan Pengoplosan BBM di Kandis

SIAK]]TribunX.id, Mengungkap pelaku kejahatan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di wilayah Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, (12/4/2025).

Sebuah gudang besar berada di Jalan Petapahan Gelombang bertutupkan seng yang diduga kuat terindikasi pengoplosan BBM subsidi jenis pertalite.

Sayangnya tim jurnalis tidak dapat mendekati lokasi gudang tersebut dikarenakan alasan keamanan. Namun keberadaan tersebut diabadikan dalam sebuah visual berbentuk foto dari kejauhan.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="2"]

Cukup mencengangkan, para mafia memanfaatkan lokasi tersebut sebagai tempat pengoplosan BBM Subsidi sebelum dijual kepada masyarakat. Mendalami informasi tersebut, jurnalis menghimpun sejumlah informasi dari beberapa narasumber terpercaya.

Salah satu narasumber menyebutkan lokasi gudang tersebut dikabarkan milik SL alias Silalahi dan dikelola gerombolan mafia yang disapa akrab inisial B alias Bom-Bom dan R alias Raja.

“tempat pengoplosan pertalite (itu). Pertalite di pasarkan ke kios pinggir jalan, sampai ke arah si dalu-dalu sana,” ungkap Narasumber meminta identitasnya disembunyikan.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="3"]

Mendalami informasi, dikabarkan hasil oplosan dipasarkan oleh kelompok mafia bernama Sitanggang dan pemilik gudang bernama Silalahi. Pemasaran menyasar kios-kios, kepedalaman Kabupaten Tapung dan Riau sekitarnya. Meski demikian para mafia ini sudah bertahun-tahun melakoni perbuatan yang merugikan masyarakat, hingga saat ini tak dapat disentuh oleh aparat kepolisian setempat meskipun sudah beberapa kali pergantian Kapolsek, Kapolres hingga Kapolda.

Menurut keterangan beberapa masyarakat, mereka mengeluhkan mesin kendaraan sering mengalami masalah. Keluhan itu mencakup mesin tersendat, kehilangan tenaga, hingga mati total. Sejumlah warga meragukan keaslian BBM yang beredar di kios kios.

[bacajuga berdasarkan="category" mulaipos="1"]

Warga berharap keberadaan BBM oplosan tersebut dapat diungkap oleh penegak hukum setempat. Meski demikian, pelaku bernama Raja juga dilaporkan memiliki mesin gelanggang perjudian (gelper) yang tersebar di pinggir jalan lintas timur, Kecamatan Kandis yang masih beroperasi hingga saat ini.

Selain praktik ilegal perjudian dan oplosan BBM, pelaku bernama Bom Bom juga melakoni penimbunan solar yang saat ini keberadaannya masih didalami. Tidak sampai disitu, gudang CPO ilegal bertuliskan Cv. Jugul Junior di wilayah hukum Kecamatan yang sama terindikasi sebagai lokasi penggelapan bahan Minyak Mentah Kelapa Sawit (CPO). Minyak Kelapa Sawit didapat dari “Kencing” armada angkutan tangki CPO yang melintasi jalan lintas timur.

Terkait keberadaan gudang ilegal di wilayah hukum Polsek Kandis, jurnalis sudah menemui Kompol Dermawan di Hotel Mutiara Kandis pada Jumat (11/4/2025) malam. Konfirmasi menyasar keberadaan gudang CPO ilegal Cv. Jugul Junior, keberadaan BBM Pertalite milik Raja dan sejumlah perjudian gelper.

Tak disangka-sangka Dermawan mengaku tidak mengetahui dan berdalih baru bertugas dua bulan. “Tidak tau saya. Saya baru dua bulan. Kalau memang ada kita turunkan anggota ke lokasi,” singkat Dermawan sembari pergi meninggalkan lokasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *