Jambi]]TribunX.id, Asrama Haji Provinsi Jambi kini menerapkan sistem One Stop Service untuk memberikan layanan terpadu bagi Jamaah Calon Haji (JCH) sebelum berangkat ke tanah suci. Sistem ini dirancang untuk menyederhanakan proses dan meningkatkan kenyamanan jemaah selama masa persiapan di embarkasi.
Salah satu layanan utama adalah pemeriksaan kesehatan tahap akhir, yang dikenal sebagai pemeriksaan tahap tiga. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan JCH dalam kondisi layak berangkat, baik secara fisik maupun mental.
“Ini adalah pemeriksaan final yang sangat penting. Kita ingin semua jemaah bisa menjalankan ibadah dalam kondisi terbaik,” kata petugas kesehatan di lokasi.
Setelah dinyatakan laik terbang, jemaah akan menerima gelang identitas yang wajib dipakai selama menjalankan ibadah haji. Gelang ini berisi informasi penting seperti nama, nomor paspor, nomor kloter, dan asal embarkasi, untuk memudahkan identifikasi oleh petugas.
Tak hanya itu, setiap jemaah juga mendapat living cost atau uang saku sebesar SAR 750 Riyal. Uang tersebut akan digunakan selama perjalanan ibadah di Arab Saudi.
Selanjutnya, para JCH juga dibekali dengan kartu identitas jemaah haji dan kartu akomodasi yang berlaku selama berada di Tanah Suci.
Penerapan One Stop Service ini menjadi wujud komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan haji. Semua proses dilakukan di satu tempat dengan lebih efisien, praktis, dan ramah jemaah.
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar