Bayung Lencir|TribunX.id, Untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, Polsek Bayung Lencir menggelar kegiatan monitoring beras di wilayah hukumnya, Selasa (26/8/2025) siang.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 15.00 hingga 16.10 WIB itu dipimpin langsung oleh Unit Reskrim bersama Kanit Binmas Polsek Bayung Lencir, serta turut melibatkan unsur media. Mereka menyisir sejumlah titik, mulai dari toko sembako tradisional, retail modern, hingga pabrik penggilingan padi.
Dalam kegiatan pengecekan, tim mendatangi dua toko utama penyedia beras, yaitu Toko Lin dan Toko Rukin di Kelurahan Bayung Lencir.
📍 Toko Lin
Stok beras merk SPHP: 250 karung isi 5 kg
Harga jual dari pabrik: Rp63.000 per karung
Pembeli mayoritas: masyarakat, pedagang, hingga pemilik rumah makan
Gula rafinasi: nihil
📍 Toko Rukin
Stok beras komersil: 100 karung isi 20 kg
Merk beras: umum/komersil
Gula rafinasi: nihil
Kanit Reskrim Polsek Bayung Lencir, Ipda Novian, yang turut hadir dalam monitoring mengatakan pihaknya akan terus memantau kondisi ketersediaan pangan di wilayah hukumnya.
“Dari hasil pengecekan hari ini, stok beras di pasaran masih cukup aman. Namun kami tetap mengingatkan para pedagang agar tidak melakukan penimbunan atau permainan harga, karena kalau ditemukan pelanggaran pasti akan ada tindakan hukum,” tegas Ipda Novian.
Ia juga menambahkan, Polsek Bayung Lencir akan meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan sosialisasi dan himbauan kepada para pedagang. Langkah ini penting agar distribusi beras tetap lancar, harga terkendali, dan masyarakat merasa tenang dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Kapolsek Bayung Lencir melalui laporan resminya juga menegaskan komitmen untuk menindak tegas apabila ada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi dengan cara yang merugikan masyarakat.
Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, diharapkan peredaran beras di wilayah Bayung Lencir dapat terus terpantau, stabilitas harga tetap terjaga, dan masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan bahan pokok.
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar