Sungai Aek Garoga kembali meluap posko bantuan terendam memicu kepanikan warga

waktu baca 2 menit
Rabu, 10 Des 2025 01:56 97 Kustiawan


Tapanuli Selatan |TribunX.id, Sungai Aek Garoga meluap kembali pada hari Selasa sore kecamatan Batangtoru kabupaten Tapanuli Selatan,Selasa 09/12/2025.merendam posko bantuan,tenda pengungsian,serta sejumlah pemukiman warga.Kejadian ini memicu kepanikan warga dilokasi tersebut.

Berdasarkan air meningkatkan tiba-tiba dan mengalir deras ke depan posko utama.Suasana mendadak tegang saat warga dan relawan berteriak memperingatkan satu sama lain.Mereka mengegas menyelamatkan sepada motor, perlengkapan pribadi,serta barang bantuan untuk menghindari kemungkinan banjir susulan yang lebih besar.

Relawan menunjukkan genangan air bercampur lumpur telah masuk ke area tenda pengungsian dan menyeret sejumlah perlengkapan warga.Dalam rekaman video tersebut yang dibuat sekitar pukul 15:30 Wib, terlihat arus air meningkat cepat seiring hujan deras yang mengguyur kawasan hulu sungai Aek Garoga.

Hal itu relawan melaporkan bahwa intensitas hujan di bagian hulu masih sangat tinggi sehingga debit air naik signifikan dalam waktu singkat.Meski tidak besar seperti banjir bandang pekan lalu yang menelan puluhan korban jiwa, luapan kali ini tetap menimbulkan dampak serius terhadap aktivitas penanganan bencana.

Salah satu titik terdampak adalah badan jalan nasional yang menghubungkan Tapanuli Selatan dengan Tapanuli Tengah.Timbunan darurat yang baru dibangun hanyut tersapu akses dijalur tersebut terganggu.

Warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai Aek Garoga tampak bergegas menuju titik aman.Terlihat warga berjalan menembus genangan sambil membawa barang seadanya,menggembarkan situasi darurat yang masih berlangsung.

Akibat kondisi yang tidak stabil, proses perbaikan jalan dan pencarian korban longsor serta banjir bandang sebelumnya dihentikan sementara Petugas kini memfokuskan upaya pada evakuasi warga dari wilayah rawat banjir untuk mencegah korban jiwa.

Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa atau warga hilang akibat luapan terbaru tersebut.Pihak berwenang mengimbau masyarakat tetap waspada kerena cuaca diwilayah hulu masih berpotensi memicu kenaikan debit air secara mendadak.


(Rahim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page