Polres Tapsel Olah TKP Terkait Tewasnya Bocah Akibat Tersengat Listrik 

waktu baca 2 menit
Jumat, 30 Jan 2026 17:40 41 AM Editor

Tapanuli Selatan|TribunX.id, Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun ditemukan meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik di anak Sungai Aek Balom, Lingkungan IV Sironcitan, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (29/1/2026) sore.

Korban diketahui bernama Alden Varel Marbun, seorang pelajar yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar hingga meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.

Kapolres Tapsel, AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, IPTU Bontor Desmonth Sitorus, S.H., M.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan sekitar pukul 15.30 WIB dan langsung menurunkan tim ke lokasi kejadian.

“Begitu mendapat informasi, personel Satreskrim Polres Tapanuli Selatan bersama Polsek Batang Angkola segera menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP dan memastikan kondisi di lapangan,” ujar IPTU Bontor, Jumat (30/1/2026).

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, sebelum kejadian korban bersama tiga orang temannya sedang mencari ikan di anak Sungai Aek Balom. Saat berada di pinggir sungai, korban diduga memegang kawat besi telanjang yang dialiri arus listrik dan melintang di sekitar lokasi tersebut.

“Menurut keterangan saksi, korban sempat memegang kawat yang dialiri listrik. Setelah itu korban terjatuh dan tidak sadarkan diri. Teman-temannya kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar,” jelas IPTU Bontor.

Sementara itu tim Inafis Satreskrim Polres Tapanuli Selatan yang melakukan pemeriksaan awal menemukan sejumlah luka bakar pada tubuh korban, di antaranya pada telapak tangan kiri, jari tengah tangan kanan, pergelangan tangan kanan, serta lengan kanan.

Dalam penanganan kasus ini, Polres Tapsel telah memasang garis polisi di lokasi kejadian, mengamankan sejumlah barang bukti berupa kawat besi, alat sambung listrik, serta perangkat aliran listrik lainnya.

“Kami telah menerbitkan Laporan Polisi dan akan melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban secara medis. Untuk sementara proses penyelidikan masih berjalan,” tegas IPTU Bontor.

(Rahim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page