Tapanuli Selatan |TribunX.id ,Seorang remaja laki-laki berinisial AAS (16) meninggal dunia setelah diduga mengonsumsi cairan herbisida di Desa Wek IV, Kecamatan Batang Toru, Selasa (5/5/2026).
Peristiwa tragis ini bermula saat korban mengeluh sakit perut hebat kepada nenek angkatnya pada pagi hari. Kepanikan keluarga memuncak setelah menemukan botol racun rumput serta minyak goreng yang isinya berkurang drastis.
Kapolsek Batang Toru, AKP P. M. Siboro, mengungkapkan bahwa saat mendapatkan penanganan awal, korban masih dalam kondisi sadar.
“Korban sempat mengaku meminum racun karena merasa pikirannya sumpek,” ujar Siboro.
Sebelum dievakuasi, korban diketahui sempat meminta susu dan berulang kali menyiram tubuhnya dengan air karena merasakan panas yang berlebihan.
Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Batang Toru menggunakan becak. Namun karena kondisi yang semakin kritis, ia dirujuk ke RSUD Padangsidimpuan untuk penanganan lebih lanjut.
Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.30 WIB.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, dalam dua pekan terakhir korban kerap terlihat murung dan gelisah. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk botol herbisida, minyak makan, dan kaleng susu.
“Indikasi sementara mengarah pada dugaan bunuh diri. Namun, motif pastinya masih dalam penyelidikan,” tambah Siboro.
Diketahui, korban telah diasuh oleh nenek angkatnya selama tujuh tahun terakhir. Hal ini disebabkan kondisi ekonomi orang tua kandung yang harus menanggung delapan anak, meskipun masih tinggal dalam satu desa.
(Rahim)
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar