Dua Pekan Satresnarkoba Polres Tapsel Mengungkap 13 LP Kasus Narkotika 14 Tersangka

waktu baca 2 menit
Kamis, 28 Mei 2026 14:02 27 AM Editor

Tapanuli Selatan|TribunX.id, Peredaran Narkoba di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan kembali menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Dalam kurun waktu dua pekan terakhir, Satresnarkoba Polres Tapanuli Selatan berhasil mengungkap 13 Laporan Polisi (LP) kasus narkotika dengan total 14 tersangka yang diamankan.

Dari serangkaian pengungkapan tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 3 kilogram ganja, 19,4 gram sabu, dan lima butir pil ekstasi.

Kasat Resnarkoba Polres Tapanuli Selatan, AKP. Philip Antonio Purba menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Tapsel.

“Kami akan menindak tegas para pemasok narkoba, baik bandar, pengedar maupun kurir. Jangan main-main di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan,” tegas AKP. Philip Antonio Purba, pada Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif serta dukungan informasi dari masyarakat terkait aktivitas peredaran Narkoba di sejumlah wilayah.

Polisi juga memastikan pengembangan kasus masih terus dilakukan guna menelusuri jaringan peredaran narkotika yang diduga masih aktif beroperasi.

AKP. Philip mengatakan, perang melawan Narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika.

Karena itu, pihaknya mengajak tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga untuk bersama-sama melawan peredaran Narkoba.

“Kami berharap masyarakat jangan pernah ragu melaporkan kepada kami apabila menemukan aktivitas transaksi maupun peredaran Narkoba. Sekecil apa pun informasi dari masyarakat sangat berarti bagi kepolisian,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemberantasan Narkoba bukan hanya soal penangkapan pelaku, tetapi juga upaya menjaga masa depan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Peredaran narkoba adalah ancaman bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan masing-masing agar tidak menjadi tempat berkembangnya narkotika,” pungkasnya.

(Rahim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page