Tapanuli Selatan|TribunX.id, Menyambut hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026,personel polres Tapanuli Selatan turun langsung ke sungai dan area sekitar jembatan untuk melaksanakan bersih-bersih lingkungan melalui Gerak Indonesia Asri.
Kegiatan berlangsung dikawasan jembatan gantung didesa Muaratais I, Kecamatan Angkola Muaratais,serta jembatan di Dusun Sampean, dan Desa Pergarutan Jae, kecamatan Angkola Timur melibatkan personel polri bersama pemerintah desa, pelajar dan masyarakat setempat.
Dengan penuh semangat gotong royong,para personel polres Tapanuli Selatan terlihat turun ke aliran sungai dan membersihkan material yang mengotori lingkungan sekitar.
Aksi tersebut dilakukan bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya menjaga fasilitas umum agar tetap nyaman digunakan masyarakat.
Kegiatan Gerakan Indonesia Asri yang dilaksanakan polres Tapanuli Selatan tersebut berlangsung penuh kebersamaan dan mendapat apresiasi dari masyarakat.
Aksi turun langsung ke sungai membersihkan sampah menjadi bukti nyata komitmen polri untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat sejalan dengan tema Hari Bhayangkari Ke-80,”Pemgabdian polri untuk masyarakat.
Kapolres Tapanuli Selatan,AKBP Yon Edi Winara,mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkari Ke-80 yang mengusung semangat pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya,polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban,tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya gotong royong.
“Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi kami untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat langsung.Menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, kata AKBP Yon Edi Winara.
Menambahkan Kapolres, keberadaan sungai dan jembatan yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga dapat mengurangi resiko pencemaran lingkungan serta mencegah terjadinya penyumbatan aliran air yang berpotensi menimbulkan banjir.
AKBP Yon Edi Winara berharap kegiatan tersebut mampu menjadi contoh positif bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya bertanggung jawab pemerintah atau aparat,tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.Dengan lingkungan yang bersih,kualitas hidup masyarakat juga akan semakin baik.
Salah seorang masyarakat mengatakan,kehadiran polisi yang turun langsung ke sungai bersama masyarakat memberikan contoh yang baik bagi kami sebagai pelajar.
Kami jadi lebih sadar bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah,tetapi tanggung jawab semua orang.
“Semoga kegiatan ini bisa menginspirasi masyarakat khususnya generasi muda untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, tutur masyarakat setempat.
(Rahim)
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar