Firli Bahuri dan Purnawirawan Jenderal Polri Ziarah ke TMP Kalibata, Begini Tanggapan Leo Siagian!

waktu baca 3 menit
Sabtu, 27 Jun 2026 05:41 108 AM Editor

JAKARTA|TribunX.id, Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri, bersama sejumlah mantan jenderal polisi, pada Kamis (25/6/2026), ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata di Jakarta. Kegiatan itu sendiri, bagian dari rangkaian kegiatan HUT Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) ke-27.

Rangkaian kegiatan ziarah ke TMP Kalibata, diawali dengan upacara yang dipimpin oleh Mantan Kapolri Jendral Polri (Purn) Bambang Hendarso Danuri, Sabtu (27/6/2026).

Sementara itu, pada acara itu, tampak hadir sejumlah pensiunan jenderal polisi lainnya, seperti, Timur Pradopo, Sutarman, Dai Bachtiar. Ikut serta, Komjen Pol Purn Nanan Sukarna, Alwi Luthan, Togar Sianipar dan Gorries Merre, serta Makbul Padmanegara.

Usai upacara yang dipimpin Bambang Hendarso Danuri yang juga merupakan Ketua Umum PP Polri, para purnawiran jenderal di institusi kepolisian tersebut, melanjutkan kegiatan dengan diskusi dan bincang-bincang seputar politik, ekonomi, dan juga perkembangan di tubuh Polri.

Firli Bahuri dalam keterangannya usai acara tersebut mengatakan bahwa, kegiatan ziarah dan upacara ke TMP Kalibata, kerap dilakukan pihaknya sebagai bagian dari rangkaian HUT PP Polri.

“Ada sejumlah kegiatan amal dan sosial juga yang kita gelar. Nah, mengawali HUT PP Polri kita ziarah ke TMP Kalibata,” katanya.

Kata Firli lagi, tahun ini PP Polri menanjak usia ke-27, harapannya, organisasi ini terus berkembang dan menjadi lembaga yang kuat, dan senantiasa berkontribusi bagi bangsa dan negara Indonesia.

Usia tua, pangkat boleh purnawirawan, tapi pengabdian kepada nusa dan bangsa tidak boleh berhenti, tambahnya.

Bagi Firli dan sejumlah jenderal polisi lainnya, menjadi purnawirawan Polri bukan berarti pengabdian sebagai insan bhayangkara berhenti. “Kami, sekali bhayangkara tetap bhayangkara. Sekali pejuang tetap pejuang,” tandasnya.

Kritik pedas dan keras terhadap kinerja polri hingga citra intitusi, dari kalangan tokoh mantan aktivis gaek yakni ekponen ’66, yang disapa akrab bang Leo (75), mengungkapkan “Saatnya lah para Jenderal (Pur) POLRI harus segera turun ke masyarakat. Sebagai Jenderal yang sudah pensiun dan sudah purna tugas, otomatis menjadi rakyat biasa dan harus siap membela kepentingan rakyat kecil yang saat ini sangat banyak yang tertindas dan didzalimi oleh aparat Polri di berbagai daerah”.

“Benahi insan Polri yang amburadul ini, kritisi mereka yang menjadikan Industri hukum untuk bisa menumpuk harta kekayaan”,harapnya.

“Copot Listyo Sigit dari jabatan Kapolri yang sudah terlalu lama menjabat, sejak dia dipilih dan diangkat oleh mantan Presiden Jokowi kini malah jadi Ketum ‘ParCok’ dan jadi jongosnya Dinasti Cawe-cawe beserta para oligarki 9 Naga”, cetus Leo ketua umum Forum Jurnalis Peduli Keadilan ( FJPK ) itu.

Hingga saat ini, jutaan rakyat kecil di berbagai daerah selalu ditindas dan digusur paksa dari tanah milik para leluhur mereka hanya untuk kepentingan pengusaha konglomerat, oligarki rakus dengan dalih PSN, yang dibeckingi oleh aparat Polri bersenjata lengkap, sungguh sangat memperihatinkan”, tutup Leo Siagian mantan aktivis Eksponen Angkatan ’66 tersebut.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page