Titik Kemacetan Angkutan Batubara di KM 39 Muaro Jambi, Satlantas Batanghari Terapkan Rekayasa Lalin

waktu baca 2 menit
Minggu, 5 Jul 2026 13:15 99 AM Editor

BATANGHARI|TribunX.id, Kemacetan arus lalu lintas angkutan batubara terjadi di KM 39 ruas jalan Bajubang – Tempino, Kabupaten Muaro Jambi. Kemacetan tersebut dipicu adanya permasalahan antara masyarakat setempat dengan transportir dan pengusaha batubara di lokasi kantong parkir.

Meskipun berada di luar wilayah hukum, *Satlantas Polres Batanghari* melakukan langkah antisipasi untuk mencegah kemacetan merembet dan terjadinya penumpukan angkutan batubara di wilayah Batanghari.

*Kasatlantas Polres Batanghari AKP Agung Prasetyo Soegiono, S.Tr.K., S.I.K.* menjelaskan, pihaknya telah mengambil sejumlah langkah sejak Senin, 4 Mei 2026.

“Kami lakukan upaya agar kemacetan tidak semakin panjang dan tidak terjadi penumpukan kendaraan. Kami mengimbau agar semua pihak dapat bekerja sama,” kata AKP Agung Prasetyo Soegiono.

*Langkah yang Dilakukan Satlantas Polres Batanghari:*

*1. Penempatan Personel di Simpang BBC*
Personel Satlantas disiagakan di Simpang BBC untuk memberikan imbauan kepada pengemudi angkutan batubara agar menunda perjalanan. Para pengemudi diminta untuk sementara waktu istirahat di kantong parkir sambil menunggu penyelesaian permasalahan di KM 39 Muaro Jambi.

*2. Rekayasa Arus Lalu Lintas*
Dilakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan R6 ke atas melalui jalur Pemayung – Jaluko. Kebijakan ini dikecualikan untuk angkutan batubara.

*3. Koordinasi dengan Kelompok Masyarakat*
Satlantas berkoordinasi dengan kelompok masyarakat yang membantu pengaturan pelepasan angkutan batubara di Tembesi. Dilakukan penundaan sementara pelepasan kendaraan untuk mengurai kepadatan.

*4. Sosialisasi Melalui Media Sosial*
Informasi terkait rekayasa lalu lintas dan imbauan disampaikan melalui media sosial resmi Satlantas Polres Batanghari agar dapat diakses oleh masyarakat dan para pelaku usaha angkutan.

AKP Agung Prasetyo Soegiono mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya angkutan batubara, agar mematuhi arahan petugas dan bersabar hingga situasi di lokasi kembali normal.

“Kami terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujarnya.

Editor :Delvi Adrie

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page