Pemda Lahat Tinjau SDN 12 Kota Agung, Temukan Belasan Sarpras Belum Tersedia

waktu baca 2 menit
Rabu, 9 Sep 2026 00:06 158 Kustiawan

KOTA AGUNG | TribunX.id, Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan meninjau SDN 12 Kota Agung pada Selasa, 8 September 2026. Peninjauan ini merupakan tindak lanjut pemberitaan pada Selasa, 1 September 2026 lalu terkait kondisi sekolah yang viral di media sosial.

Kepala SDN 12 Kota Agung, patianah, menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Lahat. Patianah menilai respon cepat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pemerataan pendidikan.

Selanjutnya, Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Lahat, Arlan Darqomi, meninjau langsung lokasi. Hasil peninjauan menunjukkan SDN 12 Kota Agung baru memiliki 6 ruang kelas dan 1 gedung perpustakaan. Kondisi gedung perpustakaan saat ini tidak layak fungsi.

Lebih lanjut, tim menemukan sejumlah sarana penunjang belum tersedia. Satu ruang kelas saat ini difungsikan ganda sebagai kantor kepala sekolah dan ruang guru. Selain itu, sekolah belum memiliki UKS, laboratorium komputer, musola, rumah dinas guru, dan rumah dinas kepala sekolah.

Di aspek sanitasi, sekolah juga belum menyediakan WC guru, WC siswa, dan sumur bor. Saat ini hanya terdapat 1 WC hasil swadaya dalam kondisi rusak dan tanpa akses air. Tim di lapangan juga mendapati jerigen dan ember kecil yang warga gunakan untuk mengangkut air dari rumah.

Selain itu, sekolah belum memiliki pagar dan lapangan olahraga. Kondisi lapangan saat ini masih berupa tanah. Arlan menegaskan kondisi tersebut tidak sesuai standar layanan pendidikan dasar.

“Pemerintah daerah akan menjadikan temuan ini sebagai dasar perencanaan program tahun depan. Untuk yang prioritas seperti WC dan air bersih, kita akan sampaikan ke Bupati dan Wakil Bupati Lahat,” ujar Arlan.

Usai dari SDN 12, tim melanjutkan peninjauan ke SDN 6 Kota Agung. Di lokasi tersebut, tim mendata kebutuhan sarpras dan meminta sekolah segera mengajukan proposal sebagai kelengkapan administrasi.

Dengan demikian, Pemkab Lahat melalui program Menata Kota Membangun Desa menargetkan pemenuhan sarana pendidikan dasar sampai ke wilayah pelosok.

Penulis:
Andhi Mulyansyah
TribunX.id

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page