Kepsek SDN 4 Tanjung Sakti PUMI Minta Perhatian Bupati Lahat, Sekolah Dikelilingi Sungai dan Minim Sarpras

waktu baca 2 menit
Jumat, 9 Okt 2026 10:50 148 Kustiawan

TANJUNG SAKTI PUMI | TribunX.id ,Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat melalui Kepala Bidang Pembinaan SD Arlan Darqomi, S.Pd., membuka kegiatan Implementasi Digitalisasi Pemanfaatan Dana BOSP Kinerja Terbaik Tahun Anggaran 2026 Gugus 2 di SDN 2 Tanjung Sakti PUMI, Jumat 9 Oktober 2026.

Kegiatan ini menghimpun kepala sekolah dan operator BOS dari 4 kecamatan yang tergabung dalam Gugus 2. Ketua K3S Kecamatan Tanjung Sakti PUMI Isanti Fitriani, S.Pd., turut hadir mendampingi.

Arlan Darqomi menegaskan, Disdikbud Lahat mendorong tata kelola dana BOSP kinerja terbaik, yang transparan, akuntabel, dan berdampak langsung pada mutu pembelajaran. Selanjutnya narasumber Riki Novianto memaparkan teknis perencanaan, pelaporan berbasis aplikasi, hingga strategi pemanfaatan dana untuk penguatan ekosistem digital sekolah.

Selepas implementasi, rombongan Disdikbud Lahat bergerak melakukan pengecekan sarpras ke sejumlah sekolah di Tanjung Sakti PUMI. Hasilnya, rombongan menemukan kondisi kritis di SDN 4 Tanjung Sakti PUMI.

Secara geografis, SDN 4 berdiri di area yang sungai kelilingi. Kondisi ini mengancam keamanan warga sekolah. Sekolah tersebut sangat membutuhkan tembok penahan tanah setinggi 3-4 meter untuk mencegah kikisan dan longsor.

Mendapat informasi tersebut, Arlan Darqomi langsung menuju lokasi. Isanti Fitriani selaku Kepala SDN 4 Tanjung Sakti PUMI sekaligus Ketua K3S menyambut kedatangan rombongan dan mendampingi peninjauan.

Di lapangan, Arlan menemukan fakta yang lebih kompleks. Selain ancaman sungai, pagar depan sekolah mengalami kerusakan dan layak rehabilitasi. Lapangan sekolah belum pernah terbangun dan masih berupa tanah. Perpustakaan tidak berfungsi lagi. Sekolah juga belum memiliki musola, ruang kepala sekolah, ruang UKS, dan laboratorium. Beberapa ruang kelas pun membutuhkan rehabilitasi lokal.

Menanggapi temuan tersebut, Isanti Fitriani menyampaikan harapan besar kepada pemerintah daerah. Ia meminta Bupati dan Wakil Bupati Lahat memberikan perhatian serius terhadap SDN 4.

“Sejak kepemimpinan Bapak Burzah Zarnubi dan Ibu Widia Ningsih, Disdikbud Lahat turun langsung dan mengetahui persis kondisi sebenarnya di lapangan. Kami berharap penuh dan sangat mendukung Pemerintah Kabupaten Lahat,” ujar Isanti.

Isanti menegaskan tiga kebutuhan paling mendesak saat ini. Ia menyebut pagar, lapangan, dan tembok penahan tanah harus menjadi prioritas utama demi keselamatan dan keberlangsungan pembelajaran.

Melalui peninjauan langsung ini, Disdikbud Lahat menegaskan komitmen pemerataan mutu pendidikan, selaras dengan visi Menata Kota Membangun Desa.

Reporter: Andhi Mulyansyah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page