Berita
Korupsi
Internasional
Seremonial
Politik
Religious
Kriminal
Opini
Video
Politik
Internasional
Hukum
Militer
Intertaiment
Sosial Dan Budaya
Ekonomi Dan Bisnis
Daerah
Pendidikan
Jumat, 23 Okt 2026
20 menit lalu
Saat Jum’at Keliling di Masjid Nurul Islam, Kapolres Batanghari Ingatkan Bahaya Geng Motor, Judi Online dan Narkoba
1 jam lalu
Jum’at Keliling di Peudawa, Kapolres Aceh Timur Ajak Jama’ah Lindungi Keluarga dari Narkoba
2 jam lalu
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Jadi Khotib dan Imam Shalat Jumat, Ajak Jamaah Perkuat Rasa Syukur dan Qanaah
3 jam lalu
Puncak Peringatan HKG PKK Ke-54,”Gubsu Ajak Kader PKK Lindungi Anak Dari Narkoba dan Perundungan
4 jam lalu
Sinergi TNI dan PB ESI, Grand Final Esports Championship 2026 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka
4 jam lalu
Kolaborasi Satgas TMMD, Persit KCK, Dan Puskesmas Nuhuwei : Berikan Pelayanan Kesehatan
4 jam lalu
Menhan Tegaskan Sinergi 12 Kementerian/Lembaga, Satgas PKH Tertibkan Tambang PT Kristalin Ekalestari di Nabire
5 jam lalu
Green Policing, Aksi Nyata Polsek Darul Aman Jaga Kelestarian Lingkungan
5 jam lalu
Aksi Nyata Polsek Idi Tunong Mewujudkan Program 100 Hari Kerja Kapolri Melalui Green Policing
5 jam lalu
Kontingen Indonesia Raih 52 Medali di Asian Para Games 2026, Lampaui Target Emas
20 menit lalu
Saat Jum’at Keliling di Masjid Nurul Islam, Kapolres Batanghari Ingatkan Bahaya Geng Motor, Judi Online dan Narkoba
1 jam lalu
Jum’at Keliling di Peudawa, Kapolres Aceh Timur Ajak Jama’ah Lindungi Keluarga dari Narkoba
2 jam lalu
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Jadi Khotib dan Imam Shalat Jumat, Ajak Jamaah Perkuat Rasa Syukur dan Qanaah
3 jam lalu
Puncak Peringatan HKG PKK Ke-54,”Gubsu Ajak Kader PKK Lindungi Anak Dari Narkoba dan Perundungan
4 jam lalu
Sinergi TNI dan PB ESI, Grand Final Esports Championship 2026 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka
4 jam lalu
Kolaborasi Satgas TMMD, Persit KCK, Dan Puskesmas Nuhuwei : Berikan Pelayanan Kesehatan
4 jam lalu
Menhan Tegaskan Sinergi 12 Kementerian/Lembaga, Satgas PKH Tertibkan Tambang PT Kristalin Ekalestari di Nabire
5 jam lalu
Green Policing, Aksi Nyata Polsek Darul Aman Jaga Kelestarian Lingkungan
5 jam lalu
Aksi Nyata Polsek Idi Tunong Mewujudkan Program 100 Hari Kerja Kapolri Melalui Green Policing
5 jam lalu
Kontingen Indonesia Raih 52 Medali di Asian Para Games 2026, Lampaui Target Emas
Beranda
AM Editor
/ Halaman :
Penulis :
1 tahun lalu
Raih Penghargaan KI Award 2024, Pemkab Sidoarjo Menuju Informatif
16
AM Editor
1 tahun lalu
Megah dan Mewah, Stadion Gelora Delta Sidoarjo Telah Berstandar FIFA
28
AM Editor
1 tahun lalu
Pertanian di Kabupaten Sidoarjo Mendapat Perhatian Komisi IV DPR RI
17
AM Editor
1 tahun lalu
Penjelasan Pemilik Lahan Terkait Dengan Sengketa di Wilayah IUP PT.SAM Mining
108
AM Editor
1 tahun lalu
Kepala Desa Topogaro Ragu dan Bingung Dengan SKPT Yang di Terbitkan
28
AM Editor
1 tahun lalu
Turnamen ASBWI CUP Besok secara Resmi di Buka
20
AM Editor
1 tahun lalu
Ziarah ke Makam Istri Bareng Anaknya, Ahmad Luthfi Kenang Pesan Jaga Amanah
21
AM Editor
1 tahun lalu
Polres Pekalongan Berhasil Ungkap 23 Kasus dengan 26 Tersangka Selama Masa Pilkada 2024
16
AM Editor
1 tahun lalu
Bea Cukai Tak Mampu Ungkap Rokok Ilegal, Negara Dirugikan Miliaran Rupiah, PETIR Sebut Ada Yang Backing. PEKANBARU – Organisasi Masyarakat Pemuda Tri Karya (PETIR) Menduga Peredaran Rokok ilegal di Kota Pekanbaru diduga ada yang Backing. Sehingga laporan yang telah dilayangkan beberapa minggu lalu tidak berjalan hingga saat ini. Perihal ini disampaikan Divisi Investigasi Intelijen Ormas Pemuda Tri Karya, bernama Yakop, bahwa ia mengatakan, Bea Cukai Pekanbaru dinilai tidak mampu menangani rokok ilegal yang tengah beredar dengan pesat tersebut. “Rokok ilegal tanpa pita cukai sudah lama berlangsung di Kota Pekanbaru, negara dirugikan miliaran rupiah. pasti ada yang backing. Kami dapat info oknum yang backing ini sangat kuat, ini sudah masif dan sistematis”. Ujar Yakub, Rabu (13/11). Yakub menambahkan, karena Bea Cukai Pekanbaru tak mampu ungkap, maka dalam waktu dekat, pihaknya akan tindaklanjuti laporan beberapa pemasar dan distributor rokok tanpa cukai di Kota Pekanbaru ke Jakarta. PETIR sebelumnya telah melaporkan PT. BPL yang diduga salah satu distributor rokok terbesar yang berpengaruh di Kota Bertuah ini pada 31 Oktober 2024 lalu. Bea Cukai dinilai hingga sekarang tidak mampu melakukan penyelidikan terkait dugaan temuan laporan tersebut. Menurut temuan dilapangan diperkuat keterangan kios dan pengecer, jenis rokok Vas Bold, Aurora, dan rokok lainnya yang mereka jual didapat dari salah satu sales yang bekerja di PT. BPL. “Kami menduga Bea Cukai Pekanbaru dinilai tidak mampu menangani peredadan rokok yang dipasarkan PT. BPL tersebut. Sehingga kami akan membawa temuan ini ke Kementrian Keuangan di Jakarta dalam waktu dekat,” katanya. Menurutnya, Keberadaan rokok ilegal tersebut tidak terbendung peredarannya. Dengan kata lain peredaran rokok ilegal tersebut tidak dilekati pita cukai alias rokok polos. Lebih mencengangkan lagi rokok-rokok tersebut dilekati cukai bertuliskan dua belas batang padahal dikotak rokok tersebut berjumlah dua puluh batang. Menurut Yakop, akibat rokok ilegal ini Negara dirugikan hingga puluhan miliar. Apalagi rokok ilegal ini dibekingi oleh oknum oknum aparat penegak hukum. Yakop mengaku selain PT. BPL pihaknya mendapati beberapa agen rokok di Kota Pekanbaru beserta lokasinya untuk dilaporkan ke Kementrian Keuangan dalam waktu dekat. Dirinya mengatakan, peredaran rokok ini bermacam-macam. Dimulai dari merk Slava, Link, HD Mild, Vas Bold Merah, Vas Bold Biru, Maxis, Aurora, Luffman, Zees, Manchester dan lain-lain. Agen tersebut mampu menyediakan puluhan hingga ratusan dus rokok perhari sebelum dipasarkan ke kios-kios oleh pengecer. Dikabarkan rokok tersebut disuplai dari Kota Batam dan pulau Jawa. Adapun lokasi sementara yakni di Wilayah Tampan Kota Pekanbaru, Wilayah Kampar, di Jalan Purwodadi Tampan Kota Pekanbaru, di Jalan Uka Tampan Kota Pekanbaru, di Jalan Kualu, Kecamatan Tambang Kampar, di Jalan Fajar, Payung Sekaki, Kota Pekanbaru dan beberapa lokasi lainnya. Menurut pengakuan salah satu pengecer yang meminta namanya dirahasiakan, pemasaran rokok ilegal tersebut cukup menjanjikan. Mereka mampu menjual 100 sloof perharinya dengan keuntungan 7 ribu – 9 ribu per sloof dengan ukuran per dus berisikan 80 sloof. Diakumulasikan harga rokok tanpa cukai merk Slava yang kini tengah merajai kios dibandrol dengan Rp. 147-157 ribu per sloof. Rokok tersebut dipasarkan disetiap Kabupaten wilayah hingga pinggiran wilayah Riau. “Berdasarkan temuan dilapangan, pengakuan beberapa kios dan diperkuat keterangan narasumber terpercaya, lokasi tersebut agen pemasaran rokok. Pemilik tersebut dibekingi oknum-oknum aparat. Saya berpendapat mustahil jika Bea Cukai tidak mengetahui agen-agen rokok di wilayah hukumnya,” Ujarnya Pihaknya mengaku PETIR akan membantu Negara memberantas rokok ilegal yang ada di Kota Pekanbaru
189
AM Editor
1 tahun lalu
Evaluasi Smart City Kabupaten Sidoarjo, Sekda Minta Kolaborasi Hexahelix
26
AM Editor
1 tahun lalu
Direktur Eksekutif Lembaga Kerukunan Masyarakat (LEKEM) Kalimantan Dukung Penuh Paslon Nomor Urut 2
20
AM Editor
1 tahun lalu
Penyitaan Uang Rp.301 Miliar Dalam Perkembangan Perkara PT Duta Palma Korporasi
29
AM Editor
1 tahun lalu
Pjs. Bupati Sidoarjo Jenguk Kondisi Pekerja Migran Sidoarjo Korban Penipuan Pekerjaan di Kamboja
27
AM Editor
1 tahun lalu
Prof. Dr. Asep N. Mulyana: Pentingnya Pemahaman TPPU Bagi Artis dan Pengusaha Agar Terhindar dari Persoalan Hukum
34
AM Editor
1 tahun lalu
12 Kapal Perikanan Terbakar di Pelabuhan Pekalongan, Kapolres: Hingga Saat Ini Tidak Ada Korban Jiwa
36
AM Editor
1
…
299
300
301
302
303
…
350
You cannot copy content of this page