Beda Gereja Bukan Alasan Terpecah, FOCIM Sorong Kobarkan Persatuan

waktu baca 2 menit
Jumat, 11 Sep 2026 11:28 144 admin

Sorong || TribunX.com Perbedaan denominasi bukan alasan untuk saling menjauh. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun pelayanan bersama.

 

Pesan itu mengemuka dalam pertemuan rutin Family of Christ International Ministry (FOCIM) Kabupaten Sorong dan Papua Barat Daya yang berlangsung di Gereja GPdI Getsemani, Jumat (11/09/2026).

 

Pertemuan tersebut dihadiri para hamba Tuhan dari berbagai denominasi, termasuk Ketua FOCIM Papua Barat Daya, Pdt. Frengki Silap.

 

Dalam pertemuan itu, para hamba Tuhan membahas perkembangan gereja, pelayanan, serta pertumbuhan jemaat. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan di tengah semakin beragamnya wadah pelayanan dan organisasi gereja di Papua Barat Daya.

 

Pdt. Frengki mengapresiasi konsistensi pengurus FOCIM Kabupaten Sorong yang terus membangun organisasi dan menjaga semangat persaudaraan lintas denominasi.

 

FOCIM menjadi sarana menjalin kebersamaan walaupun kita berbeda denominasi. Saya berharap wadah ini terus dikembangkan,” tegas Frengki.

 

Sementara itu, Ketua FOCIM Kabupaten Sorong, Pdt. Oldi Lengkei, menegaskan bahwa identitas denominasi tidak seharusnya menjadi sekat dalam membangun pelayanan.

 

Seperti namanya, Family of Christ, kita adalah keluarga di dalam Kristus. Mari terus bersatu dan membangun pelayanan bersama,” ujarnya.

 

Pertemuan kemudian ditutup dengan doa bersama bagi bangsa Indonesia. Doa tersebut menjadi penegasan komitmen FOCIM untuk tidak hanya membangun kebersamaan antarhamba Tuhan, tetapi juga menghadirkan kepedulian gereja bagi bangsa dan negara.

 

Beda denominasi boleh, berbeda cara pelayanan boleh. Namun ketika Kristus menjadi pusat, persatuan harus tetap menjadi kekuatan.

@Red

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page