Tapanuli Selatan|TribunX.id, Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso,mendukung langkah pemerintah daerah mengembangkan Hilirisasi Kopi untuk meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani.
Dukungan disampaikan saat mengikuti agenda tur desa (Turdes) bersama Bupati Tapanuli Selatan H,Gus Irawan Pasaribu selama dua hari.
Dengan mengendarai sepeda motor, Kapolres Tapanuli Selatan dan juga Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu,serta rombongan,tampak menyusuri sejumlah wilayah di kecamatan Sipirok,Arse,hingga Saipar Dolok Hole.
Dalam perjalanan itu, keduanya meninjau potensi pertanian sekaligus berdialog dengan masyarakat setempat terkait berbagai program pembangunan dan pengembangan ekonomi lokal.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah komoditas kopi yang dinilai memiliki peluang besar untuk mendorong perekonomian masyarakat.
Menurut Kapolres Tapanuli Selatan,AKBP Anton Santoso, pengembangan kopi tidak bisa hanya berorientasi pada peningkatan produksi semata. Kopi perlu diolah dan dikembangkan lebih lanjut sehingga menghasilkan nilai tambah bagi petani.
“Yang kita dukung adalah bagaimana kopi ini tidak hanya diproduksi, tetapi juga dikembangkan sampai memiliki nilai tambah,kata Kapolres.
Kapolres Tapanuli Selatan,menegaskan polri juga memiliki peran dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif sehingga berbagai program pemerintah,termasuk pengembangan ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Polri tentu mendukung program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan,Gus Irawan Pasaribu, sebelumnya menyampaikan, pengembangan kopi tak hanya difokuskan untuk meningkatkan produksi, tetapi juga memperbesar nilai ekonomi yang diterima petani.
Program ini mencakup penguatan budidaya, pengolahan hasil pembangunan identitas kopi Tapanuli Selatan hingga membuka akses pemasaran yang lebih luas.
Pemerintah Tapanuli Selatan menurutnya,juga mendorong pola tanam efektif yang memungkinkan petani tetap memperoleh pendapatan sebelum tanaman kopi memasuki masa produksi.
Salah satunya melalui pola tumpang sari kopi dengan jagung. Selain melihat potensi kopi, rangkaian Turdes juga dimanfaatkan Bupati Tapanuli Selatan dan Kapolres Meninjau sejumlah program pertanian serta menyerap aspirasi masyarakat.
Berbagai kebutuhan yang disampaikan masyarakat diantaranya, terkait infrastruktur, irigasi, dan pengembangan ekonomi lokal.
(Rahim)
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar