Jakarta|TribunX.id, Relawan Kritik dengan ada nya Proses Seleksi Keanggotaan Forum Masyarakat Kewaspadaan dini Masyarakat ( FKDM ) yang kurang nya Transparansi dan Jujur dan adil dalam Berdemokrasi.18/2/2026
Dengan Semakin menguatnya Penentuan Nama Calon tersebut tertutup dan tidak Transparan, Sejumlah Relawan dan Anggota lama merasa kecewa dan yang telah Mencederai Semangat Pengabdian kami selama ini Berjalan di lapangan.
Para Relawan merasa kecewa karena tidak ada nya tahapan Seleksi yang di lakukan oleh KASBANG Pemerintah Administrasi Jakarta Utara dalam Seleksi tahapan Secara Terbuka dan seleksi Standar yang jelas.
Di Sisi lain muncul Sejumlah Nama tanpa Proses yang tidak dapat di pertanggung jawabkan yang di nilai telah Menimbulkan Kecurigaan Baik di internal dan di Masyarakat luas .
Akbar Solihin Selaku Ketua Rawa Badak Center dan Tokoh Pemuda Koja Jakarta Utara menyayangkan terhadap pemerintah kota Jakarta Utara yaitu ( kesbang ) dengan Adanya Seleksi Calon Anggotaan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat ( FKDM ) yang kurangnya Terbuka dan tidak Transparan Seleksi Calon FKDM tersebut.’ Tegasnya ‘
Rabu.18/02/2026
Selama ini kami Bekerja dan Bertugas Sesuai.SOP dan tidak mengenal lelah dan waktu Selalu hadir di Setiap kegiatan.dalam 1x 24 jam dalam kegiatan mengorbankan Energi, pikiran dan Rela meninggalkan Waktu untuk keluarga Demi menjalankan Tugas untuk kepentingan Masyarakat.
Kami Secara Terbuka meminta Terhadap pemerintah kota Jakarta Utara khususnya.( Kesbang ) Agar dalam Seleksi Pemilihan Calon FKDM Secara Terbuka dan transparan dalam Demokrasi Jujur dan Adil.
Dalam Proses pemilihan dan Seleksi yang tidak Transparan dan terbuka Tanpa ada nya Tes dan tiba – tiba Sudah ada Nama Calon kandidat Anggota tanpa ada nya Penjelasan dari Panitia Seleksi dan ini Sangat Melukai Tidak Adanya Rasa keadilan Tegas Salah Satu perwakilan Relawan.
Selain itu juga Relawan menyoroti dan menegaskan Proses Seleksi Keanggotaan yang tidak Transparan tersebut ada nya Pratek Nepostisme Titipan atau kedekatan dan bila ini Terjadi Sangat Berbahaya dapat merusak Citra Serta integritas.FKDM Sebagai Garda terdepan kewaspadaan Masyarakat.dan Relawan juga Menegaskan dan Perlu di ingat bahwa .FKDM di biayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) yang Notabene adalah Uang Rakyat dan bukanlah Uang Pejabat dan Organisasi bukan lah milik Pribadi atau kelompok tertentu.’ Tegas nya .’
FKDM Sendiri merupakan Wadah Partisipasi Masyarakat Pembinaannya Yang berada di bawah Naungan kementerian dalam Negeri Republik Indonesia ,Oleh karna itu para Relawan menilai Pemerintah memiliki tanggung jawab penuh memastikan Sistem dengan Adil dan Profesional.
Para Relawan Menegaskan Bahwa saya menyampaikan kritik dan Masukan bukan Sekedar Bentuk kekecewaan tapi mengingatkan agar pemerintah Daerah Serius Segera membenahi Sistem yang berlaku dan Aspirasi ini Secara Resmi akan Segera di Sampaikan Terhadap Pemerintah Administrasi Daerah Kesbangpol Jakarta Utara. Mereka juga mempertimbangkan langkah Pengaduan ke Ombudsman Republik Indonesia kalau tidak tindakan dan Respon karena di Nilai masuk Berpotensi masuk dalam kategori Maladministrasi.
(Kustiawan)
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar