Tapanuli Selatan]]TribunX.id, warga pintu angin Lingkungan V.Kelurahan Rianiate Kecamatan Sangkunur.Kabupaten Tapanuli Selatan ditemukan satu warganya yang meninggal dunia dengan cara gantung diri.
Kejadian sekitar pukul 21:00 Wib menemukan seorang pemuda berusia 20 tahun atas nama Finus Halawa meninggal dunia dengan cara gantung diri dirumahnya mengunakan tali nilon.
Kapolres Tapanuli Selatan,AKBP Yasir Ahmadi,SIK.MH.Melalui Kapolsek Batang Toru, AKP Recky Nelson Tarigan SH., didampingi Kanit Reskrim, Ipda Hary Agus Pohan,SH., langsung ke lokasi usai mendapatkan laporan bersama personil lainnya yakni banit Reskrim Bribda Elia Hamonangan Duha dan Bhabinkamtibmas Angkola Sangkunur Brigpol Wendi Pramono,SH., disaksikan ketua RW Yabaedi Laia dan warga sekitar untuk evakuasi.
Berdasarkan hasil penyelidikan dari pengakuan Etina nduru (46), ibu dari Finus Halawa pada hari kejadian ibu Finus Halawa saat itu pergi ke Aek Sabatang menek untuk menemui anaknya.
Kemudian pada pukul 21:00 Wib, ibu korban pulang kerumahnya di pintu angin Lingkungan V Kelurahan Rianiate kecamatan Angkola Sangkunur, setelah sampai dirumahnya ibu korban hendak masuk rumah, namun pintu depan rumah dalam keadaan terkunci dari dalam ibu korban langsung mengecek dari belakang pintu rumah dan jendela rumah namun semua dalam keadaan terkunci semua dari dalam.
Setelah itu ibu dari Finus Halawa membuka paksa pintu depan rumahnya dan melihat bahwa anaknya sudah tergantung dengan sepotong tali nilon dengan kejadian tersebut ibu korban pun langsung melaporkan kepada pemerintah, kemudian pihak pemerintah melaporkan kepada pihak kepolisian Polsek batangtoru.
“Motifnya menurut keterangan ibunya ada penyakit yang di deritanya dan ada agak terganggu kejiwaannya,korban ini masih lajang atau belum menikah, katanya
Selanjutnya setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dari RS Bhayangkara tingkat IV Batangtoru untuk visum Et Repertum dan oleh pihak keluarga tidak merasa keberatan atas kematian korban tersebut dan membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan otopsi kemudian mayat diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan
Puluhan warga pintu angin Lingkungan V, Kelurahan Rianiate kecamatan Angkola Sangkunur kabupaten Tapanuli Selatan pada hari Selasa 15/04/2025 saksikan evakuasi Polsek batangtoru atas kasus korban gantung diri.
Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim medis puskesmas Angkola Sangkunur tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban,dicelana dalam ditemukan cairan lendir diduga sperma dari pria bertinggi 160 cm ini.
Adapun tanda tanda yang ditemukan dari korban diantaranya, tampak jejak dileher bagian atas berupa lingkaran terputus (Non Continuous) pembuluh darah kanan kiri pecah, pembuluh darah tertarik.
Sejumlah barang bukti diamankan dari lokasi kejadian diantaranya sepotong tali nilon, sepotong celana pendek warna krim, sepotong celana dalam warna coklat dan sepotong baju kaos warna hitam.
(R)
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar