Polsek Batangtoru Olah TKP Ada Warga Desa Malombu Gantung Diri

waktu baca 2 menit
Rabu, 11 Mar 2026 11:59 24 Kustiawan


Tapanuli Selatan |TribunX.id, Polsek Batangtoru Olah TKP adanya Warga Desa Malombu Kampung Bukkas, kecamatan Sangkunur kabupaten Tapanuli Selatan,akibat depresi ditinggal istrinya,
SAB (33) ditemukan tewas gantung diri didalam rumahnya,selasa 10/03/2026,selama ini tinggal seorang diri dirumah tersebut.

Kapolsek Batangtoru,AKP Penggar Marinus Siboro menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga yang datang untuk mengajak korban berbuka puasa bersama.

“Awalnya saksi yang merupakan tetangga sekaligus anggota keluarga korban datang ke rumahnya untuk mengajak berbuka puasa.Namun saat pintu rumah diketuk dab korban dipanggil beberapa kali tidak ada jawaban, katanya Kapolsek Batangtoru.

Karena merasa curiga, saksi kemudian mencoba melihat ke dalam rumah melalui jendela.Saat itulah ia melihat korban sudah dalam kondisi tergantung menggunakan seutas tali.

Mendapat laporan tersebut.Kapolsek Batangtoru memerintahkan personel bersama Kanit Reskrim untuk segera menuju lokasi olah tempat kejadian perkara.Setibanya di lokasi, personel melakukan pemeriksaan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi disekitar tempat kejadian.

Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan personel kesehatan dari puskesmas Angkola Sangkunur,korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan.

Dari hasil,”Pemeriksaan tenaga kesehatan,kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, jelasnya AKP Penggar M Siboro.

Dari keterangan keluarga dan warga sekitar,korban diketahui telah berpisah dengan istrinya sejak sekitar dua tahun terakhir dan selama itu tinggal seorang diri dirumahnya.

Kapolsek Batangtoru juga mengungkapkan,selama berpisah dengan istrinya korban disebut mengalami gangguan kejiwaan dan beberapa kali membuat keributan di lingkungan sekitar.

” Bahkan menurut keterangan istrinya, almarhum sebelumnya pernah beberapa kali mencoba melakukan bunuh diri, namun berhasil dicegah,

Aparat Desa bersama personel kesehatan setempat sebelumnya juga sempat melakukan upaya pengobatan dengan melibatkan tenaga medis dari puskesmas angkola sangkunur.

Dilokasi kejadian, personel Mengamankan barang bukti berupa seutas tali nilon yang diduga digunakan korban serta pakaian yang dikenakannya saat ditemukan.

Pihak keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah.

“Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi dan menerima kejadiaan ini sebagai musibah,” Tutur Kapolsek Batangtoru

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman dengan meminta keterangan para saksi untuk melengkapi proses penyelidikan.

“Kami tetap melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi untuk memastikan seluruh fakta kejadian,”pungkasnya AKP Penggar M Siboro.

(Rahim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page