Garut – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hingga saat ini masih berada dalam tahap evaluasi terkait rencana operasional tambang di wilayah Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut. Meski telah mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP), perusahaan belum memulai aktivitas produksi karena pertimbangan teknis dan aspek keekonomian yang belum menunjukkan nilai positif. Selasa (28/04/2026).
Diketahui, proyek Antam di Garut ini berada di bawah unit Geomin (Geologi dan Mineral), yang berfokus pada kegiatan eksplorasi serta kajian potensi sumber daya mineral sebelum masuk tahap operasi produksi.
Wilayah yang masuk dalam IUP tersebut memiliki potensi mineralisasi emas tipe epitermal sulfidasi tinggi, tepatnya di daerah Cijulang, Kecamatan Pamulihan. Namun, hingga kini Antam masih melakukan kajian mendalam guna memastikan kelayakan teknis dan ekonomis sebelum memulai kegiatan penambangan.
Selama masa evaluasi, Antam mengedepankan program sosial yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat sekitar. Salah satu program unggulan adalah budidaya maggot yang memanfaatkan sampah organik dari warga. Program ini tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomis bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
Selain itu, perusahaan juga mengembangkan peternakan ayam petelur. Maggot hasil budidaya dimanfaatkan sebagai pakan tambahan berprotein tinggi, sehingga menghasilkan telur berkualitas baik. Hasil produksi dari kedua program tersebut kemudian didistribusikan kembali kepada warga secara gratis.
Ketua Tim Pemeliharaan Lingkungan dan Sosial IUP OP Arinem, M. Dian Syahputra Siahaan, menegaskan bahwa seluruh hasil produksi tersebut dikembalikan kepada masyarakat tanpa dipungut biaya.
“Semua hasil produksi kita ini, kita kembalikan lagi kepada warga secara gratis,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Antam dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat serta memberikan manfaat nyata, sambil menunggu kepastian operasional tambang di wilayah Pamulihan, Garut.
Antam Garut Masih Tahap Evaluasi, Masuk Unit Geomin dan Fokus Kegiatan Sosial












