PALEMBANG|TribunX.id, Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Media Peduli Sumatera Selatan (MPSS) akan menggelar aksi unjuk rasa di halaman Polda Sumatera Selatan, Kamis 23 Juli 2026 pukul 10.00 WIB. Minggu 19/07/2025.
Rencana aksi itu tertuang dalam surat pemberitahuan bernomor 54/A-LSM-MPSS/VII/2026 tertanggal 17 Juli 2026.
Dalam surat tersebut disebutkan, aksi akan diikuti sekitar 200 peserta. Massa akan membawa 1 unit mobil komando, pengeras suara, baliho, bendera, spanduk, 10 mobil dan sekitar 50 motor.
Koordinator Aksi, Aristoteles, S.Ag, mengatakan aksi digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi sesuai UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Sekaligus mendorong penegakan hukum yang memberikan kepastian dan rasa keadilan.
Desak Kapolda Ambil Alih Kasus
Salah satu tuntutan utama aliansi adalah meminta Kapolda Sumsel mengambil alih penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap wartawan media Bukit Besak News. Peristiwa itu disebut terjadi di Karaoke Ceria, Kabupaten Lahat.
Menurut aliansi, penanganan perkara tersebut belum menunjukkan kepastian hukum. Sebab terlapor disebut belum memenuhi panggilan penyidik dan kasus belum ada perkembangan signifikan.
Selain itu, massa juga meminta Divisi Propam Polri memeriksa penyidik yang menangani perkara tersebut jika ditemukan dugaan pelanggaran prosedur.
Aliansi juga mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan penghilangan barang bukti berupa rekaman CCTV di lokasi kejadian. Jika terbukti, mereka meminta pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum.
Surat pemberitahuan aksi tersebut ditembuskan ke Mabes Polri, Divisi Propam Polri, Kapolres Lahat, serta sejumlah media.
Reporter: Andhi Mulyansyah
TribunX.id
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar