Padang Lawas Utara |TribunX.id, sangat memalukan Setelah Viral di berita kan,dengan kondisi.Tugu Sejarah pejuang Veteran pada tahun 17/09/1945″di alun-alun pusat Kota Gunung Tua tetap saja dibiarkan sampah tetap berserangan di taman Tugu tersebut.
Masyarakat Setempat Kuro-Kuro Harahap menyampaikan ke awak media pada hari kamis 08/10/2026.Saat Kami berkeliling mengunakan sepada motor dan kami juga merekam Pasar Gunung Tua dan Taman Tugu terlihat sampah masih berserangan disepanjang jalan, mengunakan keranjang bambu pecah, plastik karung di alun-alun pasar,kata masyarakat.
Dengan kekesalan yang disampaikan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Kadis Perindag Kabupaten Padang Lawas Utara,telah membiarkan Sampah di tugu itu adalah sejarah pejuang Veteran yang berada di Pusat Kota Gunung Tua.
Dikerenakan,”Kadis Perindag kabupaten Padang Lawas Utara,sama sekali tidak peduli dengan daerah.Karena kepala Dinas Perindag tersebut bukan berdomisili tinggal di Padang lawas Utara.Ia tidak merasakan malu,tapi kami yang malu tidak ada tanggung jawab pemerintah padang lawas Utara.
Kecewa kepimpinan Bupati Padang Lawas Utara,tugu dijadikan TPA di pusat kota Alun-alun Gunung Tua kecamatan Padang Bolak,berkat kadis perindag sejarah pejuang veteran kami sekarang jadi tong sampah terbesar di Padang Lawas Utara(Paluta) kata warga.
Sejarah,tugu ini bukan biasa ini adalah tugu sejarah pejuang veteran 17/08/1945 peningkatan jaman penjajahan Belanda,satu satunya di Gunung Tua, kecamatan Para Bolak dulu disampingnya kantor camat padang bolak saat masih kabupaten Tapanuli Selatan sejak Paluta Mekar 2007,tugu ini adalah simbol kemerdekaan.
1 Dijadikan TPA,tempat pembuangan Akhir sampah pasar
2 Taman pekarangan dijadikan lapak meja kayu pedagang
3 Alun-alunnya dibiarkan becak berlumpur dan sampah plastik berserakan.
Padahal retribusi sampah tiap hari dikutip memakai karcis yang tidak pakai tanggal dan hari,telah melanggar perda.
Masyarakat tersebut, dengan kepimpinan Bupati Padang Lawas Utara,H, Reski Basyah Harahap, hanya bisa tutup mata dengan kondisi yang berada di pusat kota Alun-alun Gunung Tua.
Warga pun menyampaikan bahwa sampah tersebut masih berserangan dan tidak tahan melihat ini bahkan sampah sampai bau busuk menyengat dan tetap dibiarkan begitu saja .
Kami hanya minta kepada bupati Padang lawas Utara,agar segera mencopot kadis perindag tidak bisa memimpin kabupaten Padang lawas Utara,sampah saja tidak bisa di bersihkan bagaimana persoalan yang lain,kadis perindag buka putra asli Padang lawas Utara,jangan biarkan orang luar merusak kabupaten Padang Lawas Utara.
(Rahim)
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar