LAHAT||TribunX.id, Sikap santun dan menghargai pejabat pusat ditunjukkan Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., saat mendampingi Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, M.Si. dan Bupati Lahat Bursah Zarnubi, S.E. dalam peresmian bantuan sarana pembangunan dan rehabilitasi sekolah dasar di SDN 18 Kikim Timur, Desa Sukoharjo, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, Senin [13/7/2026].
Momen mengharukan terjadi saat baik Wamen Viva Yoga Mauladi, maupun Bupati Lahat Bursah Zarnubi, secara bergantian menawarkan gunting kepada Wabup Widia Ningsih, untuk memotong pita peresmian.
Namun dengan penuh adab, Wabup Widia Ningsih menolak secara halus dan mempersilakan pemotongan pita tetap dilakukan oleh para pimpinan di atasnya.
_”Silakan Pak Wamen, silakan Pak Bupati yang memotong pitanya,”_ ucap Wabup dengan santun.
Widia Ningsih justru memilih untuk memegang pita di samping Bupati dan berdiri menghormati Wamen Transmigrasi yang hadir.
Sikap tersebut mendapat apresiasi dari para hadirin dan tamu undangan. Banyak yang menilai tindakan Wabup Lahat patut menjadi teladan dalam etika kenegaraan, tata krama, dan kekompakan pemerintahan daerah.
Seperti kata pepatah, “Adab lebih tinggi dari ilmu”. Dan di momen inilah adab itu terlihat nyata. Rendah hati di tengah jabatan, dan menghormat di tengah kehormatan.
Peresmian bantuan sarana pembangunan dan rehabilitasi sekolah dasar ini merupakan wujud perhatian pemerintah pusat kepada dunia pendidikan di Kabupaten Lahat.
Andhi Mulyansyah
TribunX.id,
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar