Bupati Bursah Zarnubi Tanggapi Kondisi SDN di Mulak Ulu: Akan Ditindaklanjuti

waktu baca 3 menit
Kamis, 23 Jul 2026 09:04 147 AM Editor

LAHAT|TribunX.id, Rabu, 22 Juli 2026, Dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lahat Bursah Zarnubi, SE. dan Widia Ningsih, SH., MH., Dinas Pendidikan seakan terbangun dari tidur panjang.

Struktur kepemimpinan di Dinas Pendidikan mulai dari Kepala Dinas, Sekretaris, Kabid, Kasi, K3S sampai ke siswa semua bangkit dan mulai berbenah.

Bukti nyata itu terlihat saat Kabid SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Arlan Darqomi, S.Pd., M.Pd. beserta Plt. Kasi Kurikulum SD, Dr. Agus Firnadi, S.Pd., M.M., melakukan kunjungan kerja dan monitoring ke 6 SDN di Kecamatan Mulak Ulu.

Rombongan memulai kunjungan dari SDN 6 di Desa Geramat, kemudian menuju SDN 2 di Desa Datar Balam, lalu SDN 4 di Desa Mengkenang. Selanjutnya rombongan menuju Desa Lawang Agung yang terdiri 2 sekolah yaitu SDN 5 dan SDN 10.

Kunjungan terakhir dilaksanakan di SDN 8 Desa Pajar Bulan. Sekolah ini menjadi perhatian khusus karena kondisinya sangat memprihatinkan.

Tanggapan Bupati via WhatsApp
Menanggapi hasil monitoring tersebut, Bupati Lahat Bursah Zarnubi, SE. melalui pesan WhatsApp kepada awak media TribunX.id, pada Rabu, 22 Juli 2026 pukul 21:44 WIB merespon singkat.

“Akan ditindaklanjuti”

Gerak Cepat Pimpinan Disdikbud
Baru hitungan bulan menjabat, Kabid SD sudah hampir menyelesaikan kunjungan ke seluruh sekolah di kabupaten.

Tindakan serupa juga dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Sekretaris. Bahkan Bupati dan Wakil Bupati juga turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan kondisi dan mutu pendidikan di Kabupaten Lahat.

SDN 8 Pajar Bulan Butuh Perhatian Serius
Berdasarkan hasil peninjauan di SDN 8 Pajar Bulan ditemukan sejumlah persoalan mendasar. Sekolah belum memiliki gerbang, bagian belakang pagar hanya seadanya.

Kondisi ruang belajar juga mengalami rusak berat dan membutuhkan rehabilitasi seluruh ruang kelas. Selain itu, sekolah mengalami kesulitan air bersih yang tidak mencukupi untuk kebutuhan siswa dan guru.

Tekankan Profesionalisme dan Pendidikan Karakter
Di setiap sekolah yang dikunjungi, Arlan Darqomi menekankan pentingnya profesionalisme guru dan kedekatan emosional dengan siswa.

“Tugas guru bukan hanya mengajar, tapi juga memahami dan menanamkan mental serta menciptakan kedekatan emosional kepada anak didik,” tegas Arlan Darqomi.

Mengenai siswa yang nakal dan kurang dalam belajar, Arlan Darqomi meminta guru melakukan pendekatan.
“Itu tugas guru. Yang nakal kita harus pahami. Biasanya anak seperti itu mempunyai kelebihan dan kekurangan. Yang terpenting anak masih ingin dan mau bersekolah,” ujarnya.

Usulan Sarpras Prioritas
Dari hasil monitoring 6 sekolah tersebut, ditemukan berbagai usulan sarpras prioritas yang perlu ditindaklanjuti. Di antaranya rehabilitasi pagar, ruang kantor, rumah dinas guru, ruang perpustakaan, ruang kelas, WC, pembangunan lapangan dan pembangunan sumur bor.

Plt. Kasi Kurikulum SD Agus Firnadi menambahkan, monitoring ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kurikulum berjalan sesuai juknis dan mutu pendidikan di sekolah dasar terus meningkat.

Kegiatan kunjungan ditutup dengan sesi tanya jawab bersama dewan guru di setiap sekolah dan foto bersama.

Reporter:
Andhi Mulyansyah
_TribunX.id_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page