Optimis dalam Memulihkan Perekonomian Pascabencana, Bupati dan BI Bersinergi Genjot Produktivitas Padi Gamagora dan Demplot Cabai Merah 

waktu baca 1 menit
Selasa, 3 Mar 2026 13:59 18 AM Editor

Tapanuli Selatan|TribunX.id, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terus menunjukkan optimisme dalam memulihkan perekonomian daerah pasca bencana besar yang melanda pada 25 November 2025 lalu. Meski ribuan hektare lahan pertanian terdampak, Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menegaskan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tidak perlu direvisi.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan tanam bersama bantuan demplot cabai dari Bank Indonesia Sibolga seluas setengah hektare atau 7.500 batang di Desa Sialaman, Kecamatan Sipirok, Selasa (3/3/2026).

Bantuan yang diperoleh dari klaster 2025 itu disalurkan kepada Kelompok Tani Dolok Marombun dengan varietas cabai F1 Hybrida Fulo produksi Bintang Asia, yang telah melalui masa pembibitan selama empat minggu.

Menurut Bupati, bencana 25 November lalu menyebabkan sekitar tiga ribu hektare lebih sawah mengalami gagal panen. Dengan rata-rata produksi 5,5 ton per hektare, Tapsel kehilangan sekitar 16.500 ton gabah, yang tentu berdampak pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), mengingat sektor pertanian menyumbang sekitar 43 persen terhadap perekonomian daerah.

“Kalau kita kehilangan tiga ribu hektare dengan rata-rata 5,5 ton per hektare, berarti kita kehilangan sekitar 16.500 ton gabah. Ini tentu berdampak dalam terhadap PDRB kita,” ujar Bupati.

(Rahim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page