SUMSEL|TribunX.id, Perkumpulan Masyarakat Peduli Lahat lakukan aksi damai didepan kantor Mapolda Sumsel. Sebagai pelapor, mendesak kapolda sumsel berikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) atas laporan ambruknya jembatan Muara Lawai kecamatan Merapi Timur kabupaten Lahat. Senin (27/10/2925).
Apabila dianggap tidak ada pelanggaran dan tidak cukup bukti secara hukum, kami juga minta diberikan Surat Pemberitahuan Penghentian Perkara ( SP3) yang kemudian untuk dibawa sebagai oleh-oleh pada aksi damai yang insya Allah akan dilaksanakan dikantor Mabes Polri 3 November 2025 yang akan datang, jelas ketua PMPL, Tubagus Muhammad Sukli, SH pada media ini senin 27) 10/2025.
Ditambahkan Tb Muhammad Sukli SH, didampingi Saryono Anwar SH. CPM, Aristoteles Sag dan rekan lainnya, menuntut agar segera ditetapkan tersangka dalam proses penanganan perkara ambruknya jembatan Muara Lawai tersebut, mengingat kronologi dan bukti perkara yang sudah sangat jelas adanya.
Atas permintaan PMPL, Aipda Dian Eka Saputra anggota Unit 2 tipiter polda sumsel, mewakili kapolda menyampaikan, akan berkoordinasi dengan pimpinan dan akan disampaikan hasil secepatnya.
Jangan salahkan masyarakat yang menduga-duga adanya kongkalingkong dlm penanganan perkara ini, dan mungkin juga ada benarnya informasi dugaan adanya orang besar yang ikut bermain, sehingga APH tak sanggup menetapkan para pihak menjadi tersangka, tegas ketua PMPL.
Andhi Mulyansyah
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar