Polres Operasi GSN, Empat Orang Hasil Tes Urine Positif Narkotika

waktu baca 3 menit
Jumat, 9 Okt 2026 11:45 123 AM Editor

Padangsidimpuan|TribunX.id, Operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) dilingkungan Layang-layang, kelurahan Wek II, kecamatan Padangsidimpuan Utara,kota Padangsidimpuan pada hari Jumat siang, 09/10/2026 menjaring lima orang pria.

Empat diantaranya dinyatakan positif Narkotika berdasarkan hasil tes urine, termasuk seorang pelajar berusia 16 tahun yang positif ganja. Sedangkan seorang lainnya dipulangkan karena negatif narkotika.

Operasi yang dipimpin Kabag Ops Polres Padangsidimpuan, AKP. J. Panjaitan, itu melibatkan personel kepolisian bersama BNNK Tapanuli Selatan, polisi Militer, Kodim 0212/TS,dan satuan polisi pamong praja (Satpol-PP).

Kasat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan, AKP Juli Purwono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Sonny Irawan dan perintah Kapolres Padangsidimpuan Noval NG Dessy untuk memberantas penyalahgunaan narkotika.

“Dari kegiatan ini,kami mengamankan lima orang, empat orang hasil tes urinenya positif narkotika, sedangkan satu orang negatif”, kata kasat Resnarkoba.

Dari empat tersebut, tiga di antaranya merupakan pria dewasa berinisial, AS (34), AL (30) dan I (36), yang dinyatakan positif Narkotika jenis sabu. Sementara seorang pelajar berinisial DL (16) yang turut diamankan dinyatakan positif ganja.

Dalam operasi tersebut, petugas juga menemukan barang haram yang diduga ganja dari DL. Kasat AKP Juli Purwono mengatakan, “pihaknya akan menyerahkan penanganan terhadap pelajar tersebut kepada BNNK Tapanuli Selatan untuk menjalani Tim Asesmen terpadu (TAT)”.

” Begitu juga dengan tiga orang dewasa lainnya yang positif menggunakan sabu, juga akan diserahkan ke BNNK Tapanuli Selatan untuk proses lebih lanjut”, terang AKP Juli Purwono.

Kasat Resnarkoba, berharap kepada masyarakat agar tidak menggunakan maupun mengedarkan Narkotika jenis apapun, karena dapat merusak generasi bangsa. Terbukti dari GSN kali ini, seorang pelajar di salah satu SMA di Padangsidimpuan turut terjaring dan positif ganja.

Disisi lain, kasat mengatakan bahwa “operasi GSN ini merupakan bagian dari upaya polres Padangsidimpuan bersama instansi terkait dalam menekan Penyalahgunaan narkotika”.

“Selain penindakan, keterlibatan BNNK dalam proses asesmen diharapkan dapat memastikan pengguna memperoleh penanganan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku pungkas Kasat Resnarkoba polres Padangsidimpuan.

Sementara itu, ketua tim Rehabilitasi BNNK Tapanuli Selatan, Peri Nasution, menjelaskan bahwa, “asesmen dilakukan untuk mengetahui tingkat keparahan penggunaan narkotika sekaligus menentukan bentuk penanganan yang sesuai”.

Menurut Peri hasil asesmen akan menjadi pertimbangan dalam menentukan apakah seseorang membutuhkan rujukan untuk perawatan lebih lanjut atau dapat menjalani rehabilitasi rawat jalan.

” Apabila tingkat keparahannya sangat berat, akan kami rujuk. Jika tingkat penggunaannya ringan akan kami laksanakan rawat jalan”, jelas Peri.

Peri Nasution menambahkan penanganan melalui asesmen dan rehabilitasi menjadi bagian penting dalam upaya menangani penyalahgunaan narkotika. Melalui proses tersebut langkah yang diambil dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu dan hasil pemeriksaan yang dilakukan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut KBO Satresnarkoba polres Padangsidimpuan.

(Rahim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page