Wali Kota Jambi Lantik 1.650 Ketua RT Serentak, Pertama di Indonesia!

waktu baca 2 menit
Kamis, 22 Mei 2025 05:23 17 AM Editor

JAMBI]]TribunX.id, Sebanyak 1.650 Ketua Rukun Tetangga (RT) se-Kota Jambi resmi dilantik secara serentak oleh Wali Kota Jambi, Dr. H. Maulana, MKM, Rabu (21/5/2025) pagi. Pelantikan massal ini digelar di lapangan utama Kantor Wali Kota dan menjadi sejarah baru karena disebut sebagai yang pertama dilakukan serentak di Indonesia.

Sejumlah tokoh penting hadir menyaksikan langsung pelantikan akbar ini, di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Gubernur Jambi Al Haris, Anggota DPR RI H. Bakri, serta unsur Forkopimda Kota Jambi.

Wali Kota Maulana mengatakan, pelantikan serentak ini merupakan kelanjutan dari pemilihan RT yang juga digelar serentak beberapa waktu lalu. Ia mengaku terinspirasi dari pelantikan kepala daerah secara serentak oleh Presiden Prabowo.

“Ini adalah momen bersejarah. Semua Ketua RT dilantik bersamaan untuk membangun sinergi dari tingkat lingkungan hingga nasional,” kata Maulana dalam sambutannya.

Maulana juga menyampaikan bahwa masa jabatan RT kini diperpanjang menjadi 5 tahun, disesuaikan dengan RPJMD Kota Jambi. Ia berharap para Ketua RT bisa menjadi ujung tombak pelayanan dan pembangunan di lingkungan masing-masing.

Yang menarik, para Ketua RT ini juga dikukuhkan sebagai pemangku adat oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi. Mereka nantinya akan menjadi mediator dalam penyelesaian sengketa kecil di masyarakat melalui pendekatan hukum adat.

“Perda tentang hukum adat sedang disusun bersama DPRD. Nanti ketua RT bisa menyelesaikan konflik rumah tangga atau antar tetangga dengan kearifan lokal,” jelas Maulana.

Pemerintah Kota Jambi juga memberikan dana sebesar Rp100 juta untuk setiap RT. Maulana menekankan pentingnya pengelolaan dana tersebut secara transparan dan akuntabel.

Usai pelantikan, para Ketua RT langsung mengikuti pembekalan dari sejumlah lembaga strategis. Materi yang disampaikan antara lain deteksi dini radikalisme oleh Densus 88, penanganan bencana oleh BNPB dan BPBD, hingga pelatihan pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page