Forum Kelurahan Sungai Bambu Digelar dalam Rangka Musrenbang 2026

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Feb 2026 04:50 19 Kustiawan


Jakarta Utara |TribunX.id, Forum Kelurahan Sungai Bambu dalam rangka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 resmi digelar dan dibuka langsung oleh Camat Tanjung Priok, Kadavi, bersama Lurah Sungai Bambu, Saepul Anwar. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menjaring dan membahas aspirasi masyarakat terkait rencana pembangunan di wilayah Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.4/2/2026

Forum kelurahan ini turut dihadiri Dewan Kota Jakarta Utara, Saepul Abu Gojala, jajaran Pemerintah Kelurahan Sungai Bambu, perwakilan kecamatan, unsur tiga pilar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, LMK, FKDM, para ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga Sungai Bambu.

Dalam sambutannya, Camat Tanjung Priok Kadavi menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam Musrenbang sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Ia berharap setiap usulan yang disampaikan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil warga di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Lurah Sungai Bambu Saepul Anwar menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun melalui Forum Kelurahan akan dirangkum dan diprioritaskan untuk kemudian dibahas pada Musrenbang tingkat kecamatan.

“Forum kelurahan ini menjadi momentum penting bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Kami berharap hasil Musrenbang 2026 dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Sungai Bambu,” ujar Saepul Anwar

Dewan Kota Jakarta Utara Saepul Abu Gojala menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, kecamatan, dan dewan kota sangat dibutuhkan agar program pembangunan yang diusulkan dapat direalisasikan secara optimal dan tepat sasaran,

Warga dan para tokoh masyarakat Sungai Bambu menyambut positif pelaksanaan Forum Kelurahan ini. Mereka berharap seluruh usulan yang telah disepakati, khususnya terkait perbaikan infrastruktur lingkungan, penanganan banjir dan drainase, pengelolaan kebersihan, serta peningkatan fasilitas umum, dapat menjadi prioritas pada tahun 2026.

Selain itu, warga juga berharap adanya peningkatan program pemberdayaan masyarakat serta pelayanan publik yang lebih maksimal. Para tokoh masyarakat menegaskan pentingnya konsistensi dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan agar hasil Musrenbang tidak hanya menjadi catatan, tetapi benar-benar terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sungai Bambu.

Forum Kelurahan Sungai Bambu ini diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan demi mendorong kemajuan wilayah serta kesejahteraan masyarakat pada tahun 2026 mendatang.pungkasnya

(Kustiawan)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page