LAHAT|TribunX.id, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat Niel Aldrin, SE., M.AP melalui Kabid Pembinaan SD Arlan Darqomi, S.Pd., M.Pd meminta kepala sekolah penerima sarana dan prasarana Tahun Anggaran 2026 untuk ikut mengawasi pembangunan di sekolah masing-masing.
Disdikbud menggelar pertemuan itu pada Senin, 3 Agustus 2026 di ruang aula Disdikbud Lahat. Kegiatan ini menindaklanjuti instruksi Bupati Lahat Bursah Zarnubi dan Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih terkait pengawasan proyek APBD.
Arlan memimpin langsung pertemuan tersebut dan didampingi Plt Kasi Kurikulum Dr. Agus Firnadi, S.Pd., M.M. Ia menegaskan Disdikbud membentuk skema pengawasan berlapis.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp 08117xxx.xxx, Kadis Niel Aldrin membenarkan hal tersebut.
“Pengawasan tidak hanya dari Dinas. Konsultan dan pengawas menjadi pengawasan yang wajib. Ditambah lagi dari pihak sekolah. Kami juga ikut memantau langsung progres di lapangan,” ujar Niel Aldrin.
Lebih lanjut Arlan menyampaikan mekanisme pengawasan baru. Setiap kepsek wajib mengirimkan dokumentasi berupa foto dan video setiap pekerjaan fisik. Dokumentasi itu harus dikirim mulai dari kegiatan awal sampai selesai 100%.
“Kami ingin transparansi. Bukti fisik harus ada dari nol persen sampai seratus persen. Ini bentuk pertanggungjawaban kepsek kepada negara dan masyarakat,” jelas Arlan.
“Dengan pengawasan ketat dari instruksi Bupati agar semua ikut mengawasi, kita bisa menjaga kualitas bangunan TA 2026 dan mencegah kerugian keuangan negara. Kepsek harus aktif memantau setiap pekerjaan di sekolah,” tambahnya.
Selanjutnya tim Disdikbud juga membahas agenda lain. Mereka membahas SNBP, pendataan aset sekolah, dan peran sekolah dalam pengawasan pembangunan.
Usai pemaparan, tim membuka sesi tanya jawab. Para kepsek menyampaikan berbagai persoalan. Mereka bertanya cara mengatasi hal-hal yang selama ini terabaikan di sekolah.
Dalam kesempatan itu Arlan juga berpesan agar sekolah bersikap terbuka.
“Sekolah jangan takut viral karena sarpras kurang atau tidak memadai. Selama ini sekolah selalu menutupi seluruh kekurangan dan sarpras yang terbengkalai. Mulai sekarang sampaikan apa adanya. Kami siap menindaklanjuti,” ujar Arlan.
Dengan skema pengawasan berlapis dari Bupati dan Wakil Bupati, Dinas, Konsultan, Pengawas, dan Kepsek, Disdikbud Lahat optimis kualitas pembangunan pendidikan TA 2026 akan semakin baik, bermutu, dan akuntabel.
Penulis: Andhi Mulyansyah
TRIBUNX.ID
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar