Kabid SD Lahat Kunjungi TPA Gumay Talang, Temukan 9 Anak SD Masih Sekolah Tapi Ikut Memulung

waktu baca 2 menit
Selasa, 7 Jul 2026 23:23 85 Kustiawan


LAHAT|TribunX.id, Kabid Pembina SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Arlan Darqomi, S.Pd., M.Pd., melakukan kunjungan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gumay Talang, Selasa 7 Juli 2026.

Tujuan kunjungan ini untuk mendata langsung anak di bawah umur yang diduga putus sekolah akibat kondisi ekonomi.

Hasil pendataan, ditemukan 9 anak yang masih duduk di bangku SD. Kabar baiknya, seluruhnya masih aktif bersekolah dan tidak ada yang putus sekolah.

Namun kondisi yang memprihatinkan terlihat di lokasi. Kesembilan anak tersebut ikut bekerja sebagai pemulung untuk membantu ekonomi orang tua mereka sepulang sekolah atau saat libur.

Anak Seusia Ini Belum Layak Cari Nafkah
Arlan menegaskan anak-anak seusia SD seharusnya fokus belajar, bukan mencari nafkah.

“Anak-anak ini sekolah, tapi sepulang sekolah atau saat libur mereka ikut memulung. Ini soal ekonomi keluarga yang harus jadi perhatian kita bersama,” ujar Arlan Darqomi di sela kunjungan.

“Anak-anak yang seusia tersebut belum layak untuk membantu orang tua mencari nafkah dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Karena mereka butuh pendidikan dan fokus untuk belajar demi masa depan sebagai generasi penerus. Demi tercapainya cita-cita Kabupaten Lahat ingin mengembalikan Kab. Lahat sebagai kota pelajar dan mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Lahat,” tegasnya.

Permohonan Orang Tua
Para orang tua di TPA Gumay Talang mengucapkan terima kasih atas bantuan rumah dari Bupati dan Wakil Bupati Lahat. Namun mereka masih berharap ada bantuan lanjutan.

“Terima kasih Pak Bupati dan Pak Wakil, kami sudah dibantu rumah. Kami juga mohon bantuannya lagi agar anak-anak kami bisa sekolah dan belajar dengan tenang, tidak perlu ikut membantu kami mencari nafkah,” kata salah satu orang tua.

Arlan menambahkan kondisi ekonomi keluarga di TPA sangat memprihatinkan.

“Mereka hanya cukup makan seadanya, pakaian pun sehari-hari terbatas sehingga mereka sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah dan uluran tangan dari berbagai lapisan masyarakat,” jelasnya.

“Kalau ekonomi orang tua terbantu, anak-anak tidak perlu lagi ke TPA. Mereka bisa fokus sekolah dan meraih cita-cita,” pungkas Arlan Darqomi.

Kunjungan ini menjadi catatan penting bagi Pemkab Lahat untuk menuntaskan persoalan kemiskinan yang berdampak langsung pada masa depan anak.


Andhi Mulyansyah
TribunX.id

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page