Korwil GJL Se-Jabodetabek, Leo Siagian: Relawan Harus Siap Melawan!

waktu baca 2 menit
Minggu, 19 Jan 2025 13:29 13 AM Editor

JAKARTA]]TribunX.id, Secara umum, arti relawan adalah seseorang yang secara sukarela menyanggupi atau menyatakan kesediaan untuk melakukan suatu layanan secara cuma-cuma. Kerelawanan mendorong misi organisasi kemanusiaan untuk lebih berkembang, Minggu (19/1/2025).

Ada banyak alasan untuk menjadi relawan di organisasi kemanusiaan seperti, memajukan profesi, memperoleh keterampilan kepemimpinan, mengembangkan kontak profesional, dan memberikan pengaruh positif pada dunia.

Koordinator Wilayah Gerakan Jalan Lurus (GJL) se-Jabodetabek, Leo Siagian menuturkan kepada awak media, “Kenapa saya yang Relawan Jokowi sejak dari awalnya Kotak-kotak Jokowi – Ahok, lanjut ke Jokowi – JK, hingga terakhirnya ke Jokowi – M. Amin, kok tiba-tiba bisa menjadi pembenci Dinasti Cawe-cawe Jokowi?

“Makanya kita harus sadar, kita harus cerdas membahas kenapa Jokowi sampai bisa mendapat juara 2 orang terkorup dan terjahat, pelanggar Hukum, Ham, Demokrasi sedunia versi OCCRP, kan begitu”!

“Ingat, sebelumnya OCCRP sudah ada majelis hakim “Mahkamah Rakyat” yang menyatakan Nawa Dosa Jokowi, bahkan sebelumnya ada seratusan Prof, DR, Guru-besar dari berbagai kampus universitas pun sudah ikut marah-marah mengecam, menghujat dan membully Jokowi karena Nepotisme dan cawe-cawenya demi anak dan menantunya jadi pejabat publik di negeri ini”.

“Apakah dalam kondisi seperti itu saya harus tetap memuja-muji Jokowi? Sorry ye,.. Sorry ye,.. Emang nya gue pikirin?”

“Sebagai aktivis Eksponen Angkatan ’66 saya juga sudah ikut mendobrak Soekarno yang Proklamator RI itu, karena saat itu beliau tidak mau membubarkan PKI yang membunuh para Jenderal yang dikenal dengan G.30.S/ PKI itu”.

“Lalu kemudian, selama 31 tahun saya pun jadi pendukung Soeharto dengan rezim Orde Baru nya, yang kemudian hari saya pun harus jadi ikut membaur dengan aktivis ’98 karena Soeharto dianggap koruptor kelas kakap dan Raja KKN, Yah.. Soeharto harus segera dilengserkan”.

“Berikutnya, di era Reformasi, sejak tahun 2001 saya bergabung di DPP Partai Demokrat, saat itu kami berhasil jadi Partai Pemenang Pilpres yang mengusung SBY, sampai 2 periode, eeh masih di partai penguasa, akhirnya saya jadi ikut mengecam dan menghujat SBY dan saya rela keluar dari DPP PD pada tahun 2010 karena bertaburan dollar di Kongres ke II PD di Bandung, bahkan semakin maraknya berita-berita tentang Gurita Cikeas dan kss Bank Century”.

“Jadi, sebagai aktivis, saya pastikan bahwa saya harus ikut jadi aktivis yang siap Melawan, siap Mengecam, Menghujat terhadap pemimpin yang gak becus, pemimpin yg korup, haus jabatan dan perusak Demokrasi & Reformasi di negeri kita yang tercinta ini”, cetusnya.

Yaah…Jadi Relawan itu kita memang harus juga siap Melawan”, tandas Leo.

(jsleo). #SalamSadar #SalamWaras #GerakanJalanLurus

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page