KPKL Pekalongan Bahas Masalah Sampah di UNIKAL

waktu baca 2 menit
Jumat, 6 Des 2024 08:57 41 AM Editor

PEKALONGAN]TribunX.id, Komunitas Peduli Kali Loji (KPKL) Pekalongan mengadakan kegiatan ” Jangan Wariskan Sampah Kepada Kami” yang digelar di GOR Universitas Pekalongan( UNIKAL) pada Jum’at ( 6/12).

Acara tersebut kerjasama dengan Komunitas Peduli Lingkungan, Kementrian Lingkungan hidup, Dinas Lingkungan Hidup Prov.Jawa Tengah, Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan, Sekolah Sampah Nusantara.

Hadir pada kesempatan itu Kasdim Kodim 0710, Kapolres Pekalongan Kota, Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan, Komunitas Peduli Lingkungan, LSM Bina Pelangi, Andong Linuwih, Siswa SMPN 6, Pekalongan , LPBI NU Jateng,serta masyarakat peduli lingkungan.

Ketua KPKl Pekalongan, Titik Nuraini dalam sambutanya mengatakan bahwa kondisi Kota Pekalongan dalam kondisi darurat sampah karena tempat pembuangan akhir ( TPA) di Kota Pekalongan sudah tidak dapat menampung sampah yang sudah menggunung.
Disampaikan bahwa keprihatinan dirinya berawal dari kritisnya kondisi air tanah yang sudah tercemar oleh limbah batik dan sampah plastik yang tidak dapat terurai dalam jangka waktu ratusan tahun.

Dirinya berharap agar masyarakat kota pekalongan peduli dengan masalah sampah sehingga jangan mewariskan sampah kepada generasi mendatang.

” dengan kita memilah dan memilih sampah antara sampah organik dan anorganik maka sampah akan dapat diolah menjadi bahan yang bermanfaat” tutur Nuraini.

Lebih jauh juga diharapkan agar para pengusaha industri batik agar dapat mengolah limbah dengan menyediakan IPAL sehingga limbah industri tidak langsung dibuang ke sungai.

” diharapkan para pengusaha khususnya industri agar dapat menyediakan IPAL sehingga limbah industri tidak langsung ke sungai” harap Nuraini.

Acara satu dekade Aksi KPKl disamping pemaparan melalui zoom meeting dari Direktur Penangan Sampah Kementrian Lingkungan Hidup / BPLH Pusat yaitu Dr.Ir.Nivrizal Tahar IPU juga praktek langsung pengolahan IPAL limbah industri dari Sekolah Sampah Nusantara.
(AR)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page