Tapanuli Selatan|TribunX.id, Personel Polsek Sipirok menyusuri rumah-rumah warga di Desa Pengkolan, kawasan yang terdampak paling parah akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut.
Personel turun langsung hingga ke lorong-lorong kecil yang masih dipenuhi lumpur, mengetuk pintu demi pintu untuk memastikan setiap keluarga dalam kondisi aman.
Di setiap kunjungan, polisi menyampaikan pesan kamtibmas agar warga tetap waspada terhadap potensi longsor susulan dan ancaman kejahatan yang mungkin muncul di tengah situasi darurat.
Namun yang paling dirasakan warga adalah kepedulian yang dibawa dalam bentuk logistik.
Paket sandang dan pangan diantar langsung oleh personel, diserahkan tanpa formalitas, sering kali di bawah sisa hujan atau di depan rumah yang masih terhalang material longsor.
Kehadiran polisi membawa semacam jeda dari kecemasan, sekaligus memastikan tidak ada warga yang terlewatkan.
Selain mendistribusikan bantuan, personel Polsek Sipirok juga membantu membersihkan material longsor yang menutup akses ke rumah warga.
Tanah basah, kayu, dan batu yang berserakan menjadi pekerjaan yang berat, namun aparat melakukannya bersama warga agar jalur dan aktivitas keluarga bisa kembali normal.
Kapolsek Sipirok menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan kepolisian. Prioritasnya bukan hanya menjaga keamanan, tetapi memastikan pemulihan berjalan cepat dan warga merasa didampingi.
“Kami ingin warga tahu bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit ini sendirian. Polisi hadir untuk mengawal sekaligus membantu,” pungkasnya.
(Rahim)
You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar