Proyek Jalan Aek Natas–Dolok Godang Rp1,99 Miliar Disorot, Warga Pertanyakan Kualitas Hotmix dan Pengawasan

waktu baca 2 menit
Selasa, 6 Okt 2026 03:50 40 AM Editor

TAPANULI SELATAN|TribunX.id, Proyek pembangunan rekonstruksi Jalan Aek Natas–Dolok Godang, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang dikerjakan oleh CV Putra Setia dengan menggunakan anggaran APBD Tahun 2026, mendapat sorotan dari masyarakat.

Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp1.999.500.000 tersebut diduga memiliki sejumlah persoalan pada hasil pekerjaan. Berdasarkan pantauan di lapangan pada 5 November 2026, beberapa bagian jalan yang baru selesai dikerjakan terlihat menunjukkan kondisi permukaan aspal hotmix yang dinilai kurang baik.

Sejumlah bagian permukaan jalan tampak memiliki pori-pori yang masih terlihat, sementara ketebalan hamparan aspal juga dinilai relatif tipis. Selain itu, terdapat material aspal yang terlihat berserakan hingga ke bagian pinggir bahu jalan.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan dari masyarakat bahwa pelaksanaan pekerjaan belum sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan. Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis oleh pihak berwenang.

Salah seorang warga setempat berinisial LS menyayangkan kondisi jalan yang baru selesai dibangun tersebut. Menurutnya, pembangunan jalan sangat dibutuhkan masyarakat Aek Natas dan Desa Dolok Godang untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama dalam menjalankan kegiatan ekonomi.

“Kami bersyukur jalan kami ini telah dibangun untuk aktivitas masyarakat Aek Natas dan masyarakat Desa Dolok Godang. Namun setelah pengerjaan selesai, terlihat kualitas jalan aspal hotmix yang dihamparkan rekanan dikhawatirkan tidak akan bertahan lama,” ujar LS.

LS juga mempertanyakan proses pengawasan dari pihak terkait, mengingat proyek tersebut menggunakan anggaran yang cukup besar.
Ia menduga suhu aspal hotmix saat proses penghamparan tidak berada pada kondisi yang sesuai sehingga berpotensi memengaruhi kualitas dan daya tahan jalan. Selain itu, ketebalan lapisan aspal juga dinilainya perlu diperiksa kembali.

“Kita menduga saat suhu aspal hotmix yang dituang tidak cukup panas. Kondisi ini dikhawatirkan membuat jalan tidak tahan lama. Kami juga menduga ketebalan aspal hotmix tidak sesuai karena terlihat terlalu tipis,” katanya.

Dalam pelaksanaan pekerjaan lapisan aspal panas atau hotmix, terdapat ketentuan teknis yang harus dipenuhi, termasuk ketentuan penyelenggaraan jalan serta spesifikasi teknis yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga. Karena itu, kualitas pekerjaan seharusnya dapat dipastikan melalui pengawasan dan pemeriksaan teknis sesuai ketentuan yang berlaku.

Masyarakat berharap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Dinas PUPR Kabupaten Tapanuli Selatan turun langsung melakukan peninjauan terhadap proyek rekonstruksi Jalan Aek Natas–Dolok Godang tersebut.

Peninjauan diperlukan untuk memastikan apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai kontrak, spesifikasi teknis, ketebalan lapisan, proses penghamparan, serta standar mutu yang dipersyaratkan.

Hingga berita ini disusun, dugaan mengenai kualitas pekerjaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pemeriksaan dari pihak Dinas PUPR Tapanuli Selatan maupun pihak pelaksana proyek, CV Putra Setia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page