Warga Juju Baru Keluhkan Sulit Komunikasi Jaringan Sinyal XL Hilang

waktu baca 3 menit
Sabtu, 22 Agu 2026 08:35 53 Kustiawan

Barito Utara|TribunX.id, Warga Desa Juju Baru, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah mengeluhkan matinya jaringan provider XL Axiata selama 1 minggu terakhir.

Keluhan tersebut disampaikan saat awak media melakukan peninjauan ke lokasi pada Sabtu, 22/08/2026 pagi.

Berdasarkan informasi warga, hilangnya sinyal terjadi setelah hujan disertai petir pada Sabtu malam, 16/08/2026 lalu. Sejak saat itu, komunikasi di desa tersebut lumpuh total.

Sekretaris Desa Juju Baru, Cupriadi, menjelaskan bahwa tower XL yang melayani Desa Juju Baru induknya berada di Desa Hurung Enep. Sementara tower di Juju Baru hanya berfungsi sebagai penguat sinyal.

“Memang tower XL yang melayani desa kami induknya ada di Hurung Enep. Disaat ada hujan petir pada Sabtu malam, 16 Agustus 2026, jaringan XL di desa kami langsung mati total,” ujar Cupriadi di kediamannya.

Ia mengatakan kondisi ini sangat mengganggu aktivitas warga, terutama petani.
“Mayoritas warga kami petani karet dan sawit. Selama ini untuk koordinasi harga dan penjualan hasil tani lewat HP. Sekarang harus jalan jauh ke tempat yang ada sinyal. Kami sudah satu minggu kehilangan jaringan XL. Anak-anak sekolah juga susah menghubungi orang tuanya kalau ada keperluan mendesak,” jelasnya.

Cupriadi mewakili warga Juju Baru meminta XL Axiata dan stakeholder terkait segera memperbaiki jaringan.

“Kami mohon kepada Telkom XL Axiata agar segera memperbaiki. Jangan sampai kami di 2 desa lumpuh komunikasi. Apalagi sekarang semua serba online. Karena kami Desa Juju Baru dan Desa tetangga Desa Hurung Enep menggunakan jaringan XL Axiata, karena tower induknya ada di Desa Hurung Enep,”paparnya.

Warga Desa Juju Baru, Uma Dina, 42 tahun, juga merasakan dampak yang sama. Ia mengaku kesulitan menghubungi anak dan keluarganya.

“Sudah satu minggu ini tidak bisa komunikasi atau video call. Kalau mau nelpon harus ke tempat yang agak jauh atau naik ke bukit cari sinyal. Itu pun putus-putus. Kalau ada kabar duka atau ada yang sakit di desa, mau info cepat juga susah,” keluh Uma Dina dengan nada kecewa.

Ia berharap pihak XL segera turun tangan.
“Kami mohon sangat kepada pihak XL. Tolong segera diperbaiki towernya. Kami di Juju Baru ini bukan tidak bayar pulsa, tapi tidak ada sinyal sama sekali. Kasihan kami yang di kampung, mau urus jual hasil kebun saja terhambat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Hurung Enep, Lodi, yang desanya merupakan lokasi tower induk XL, menyatakan jaringan di wilayahnya berjalan normal tanpa gangguan.

“Untuk di Desa Hurung Enep, sinyal dan jaringan internet XL Axiata normal saja, tidak ada gangguan,” ujar Lodi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak XL Axiata terkait kendala jaringan di wilayah Desa Juju Baru.(B)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page