Waketum Ormas DPN PETIR Jakarta dan Anggota Kelompok Tani Diserang SAD Pakai Sajam

waktu baca 2 menit
Selasa, 22 Apr 2025 12:54 21 AM Editor

BATANGHARI]]TribunX.id, Wakil ketua Petir Dewan Pimpinan Nasional Jesayas Sihombing bersama 17 orang anggota kelompok tani Jaya Bersama diserang oleh Suku Anak Dalam (SAD) pakai samurai dan sejumlah parang, dan tidak lain tidak bukan mereka adalah sebagian dari karyawan yang diperkerjakan oleh PT. VAT (Velindo Aneka Tani) sekitar pukul 15:37 WIB, di desa simpang Rantau Gedang, kabupaten Batanghari, provinsi Jambi, Selasa (22/4/2025).

Kronologis kejadian, sekitar pukul 08:00 WIB tim anggota kelompok tani Jaya Bersama dan didampingi Kuasa Hukum kelompok tani Jaya Bersama, Rommel Siregar, SH., ketua korwil GJL ( Gerakan Jalan Lurus ) se-Sumatera, Leo Siagian dan beberapa anggota FPN DPW Jambi, bersama-sama ke lokasi milik lahan kelompok tani Jaya Bersama untuk mendirikan pos dan portal besi diperbatasan.

Namun tak lama kemudian usai portal selesai dibuat dan kerangka tiang pos berdiri, pukul 11.00 WIB anggota FPN DPW Jambi, Kuasa Hukum Rommel Siregar, S.H., ketua korwil GJL Leo Siagian dan ketua kelompok tani Jaya Bersama Suanto hendak ke Jambi.

Beberapa jam kemudian ketua Petir Jakarta dan opung Manik anggota kelompok tani dihampiri oleh Ahmad security PT. VAT untuk mengajak berunding kembali bersama anggota SAD ( Suku Anak Dalam ) terkait ditutupnya jalan tersebut oleh anggota kelompok tani.

Setelah itu salah satu karyawan PT. VAT menanyakan kepada Jesayas Sihombing ketua Petir, ” kayak mano bang, kalau ditutup portal nyo, kami dak biso makan, apa sanggup kalian menggaji kami”?

“Kami nggak tahu, soal itu silahkan tanya kepada ketua kelompok tani saja”, jawab Jesayas Sihombing.

Foto dokumentasi sebelum kejadian, Anggota kelompok tani Jaya Bersama, anggota FPN DPW Jambi, Ketua GJL Korwil se-Sumatera dan Waket Petir DPN.

Tidak lama kemudian mulai lah penyerangan terhadap beberapa anggota kelompok tani dan mengejar ketua Petir Jesayas Sihombing pakai parang.

Diduga penyebab penyerangan akibat terprovokasi dan tidak menerima jalan diportal sehingga mereka menyerang dan merusak pos dan portal serta meminta untuk bubar.

“Kami akan mundur, ayo pulang kita semua, mundur..mundur”, teriak Jesayas.

Dalam peristiwa kejadian ini tidak ada korban luka berat, hanya sedikit akibat luka cakar dari pelaku SAD yang telah mengepit leher Ucok Rambe anggota kelompok tani Jaya Bersama.

Kejadian tersebut pihak anggota kelompok tani dan ketua Petir didampingi Kuasa Hukum Kelompk tani Jaya Bersama Rommel Siregar,SH berencana akan menyambangi Polda Jambi untuk melaporkan kejadian tersebut.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

You cannot copy content of this page